WYLM Part 06

4.3K 364 7
                                        

Alexie baru saja masuk ke dalam ruangan yang disiapakan oleh SMA Tria untuk anggota basket sekolahnya istirahat.

Seperti waktu yang pas, di sana hanya ada Arham yang sedang ganti baju.

Alexie berjalan mengambil bajunya dalam tas untuk mengganti pakaiannya juga.

"Syukur ada lo. Kita gampang menang" kata Arham.

"Jadi lo yakin kalah kalo gak ada gue?" kata Alexie sinis.

"Haha... lo bisa aja" balas Arham.

"Lo kenal cewek tadi?" tanya Alexie tiba-tiba.

"Hah?" balas Arham tidak mengerti.

"Gue gak sengaja lihat dari lapangan tadi" kata Alexie lagi.

"Oh... mungkin maksud lo Fara" kata Arham.

Alexie tetap memasang wajah datarnya.

"Kenapa? Lo suka sama dia?" tanya Arham.

Alexie hanya diam.

"Dia temen gue pas SMP" kata Arham. "Dulu gue lumayan deket sama dia, tapi pas kita hampir lulus gue jadi gak terlalu deket sama dia lagi" jelas Arham.

"Kenapa?" tanya Alexie.

"Karna dia tau kalo gue cuma manfaatin dia, mungkin" jawab Arham santai.

Alexie yang mendengar hal itu langsung terkejut.

"Lo tau, dia itu pinter dan niat gue deketin dia itu cuma buat manfaatin dia. Tapi biar gak kelihatan kaya gitu, gue terpaksa harus bersikap agak manis ke dia dan yah akhirnya dia baper sama gue" jelas Arham.

Terlihat Alexie sudah mengepalkan tangannya, siap untuk menghajar laki-laki di sampingnya ini.

"Terus kayanya, pas kita kelas tiga dia mulai sadar dan akhirnya ngejauhin gue" kata Arham lagi.

Semua sudah terjawab. Alexie mengerti kenapa Fara bersikap dingin dan cuek kepadanya. Itu bukan karna Fara tidak menyukainya, tapi itu karna gadis itu merasa jika semua laki-laki sama seperti Arham.

"Anjing" gumam Alexie.

"Apa lo bilang!" kata Arham yang mendengar perkataan Alexie.

"Gue gak nyangka kalo lo ternyata anjing juga" kata Alexie tersenyum miring.

Arham langsung menarik kerah baju putih Alexie yang belum terkancing itu.

"Gue gak terima yah, dikatain sama cowok yang bermasalah kaya lo!" kata Arham marah.

"Gue memang bermasalah, tapi gue gak kurang ajar kaya lo yang manfaatin cewek cuma buat kepentingan lo" kata Alexie sinis.

"Apa lo bilang!" kata Arham penuh amarah.

Baru saja Arham ingin melayangkan sebuah pukulan kepada Alexie, tiba-tiba saja pelatih eskul basket, Pak Bayu masuk.

"Kalian, berhenti!" teriak Pak Bayu.

Arham tidak mendengarkan Pak Bayu, dia malah ingin melanjutkan untuk melayangkan pukulan pada Alexie.

Will You Love Me Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang