Prahara rumah tangga si cowok spek malaikat dan cewek spek iblis.
PART MASIH LENGKAP! TIDAK DI HAPUS SAMA SEKALI ❣️
Novel tersedia di seluruh Gramedia 💖
....
Namanya Stella, cewek liar + bandel yang dinikahkan diam-diam oleh orang tuanya dengan cow...
Kalau suka cerita ini, boleh minta tolong di promosikan ya.. 🥰
Untuk info terbaru + spoiler, silahkan follow:
Tik tok : @authornyacici IG : @aloisiatherin
Jam berapa bacanya? 🥰
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi ini Stella sudah siap dengan seluruh alat tempur yang akan ia gunakan untuk memasak sarapan pagi bagi keduanya.
Ia sedang mengiris bawang merah dengan kaca mata hitam yang bertengger di hidung.
Haidar sedang menjemur pakaian di belakang rumah, membuat Stella tak tega untuk memanggil pria itu, hanya untuk sekedar menyuruhnya mengiris bawang merah sialan ini.
"Hah! Akhirnya!" Desah Stella lega, saat dua siung bawang merah berhasil ia iris dengan amat estetik.
"Oke, langkah selanjutnya adalah ..." Stella menggulir layar ponsel yang ia taruh di atas meja makan.
"Tumis bawang putih dan bawang merah yang telah diiris."
Kepala Stella mengangguk, ia lantas berjalan ke arah kompor. Tangannya mengambil teflon dan juga peralatan tempur masak lainnya.
Sembari bersiul, Stella mulai menyalakan kompor, dan menuang minyak goreng.
"Dah panas nih. Sip."
Stella memasukan irisan bawang putih dan bawang merah ke dalam teflon untuk ia tumis.
"Bentar bentar, gue mau melindungi diri dulu!"
Stella berlari ke depan, mengambil helm untuk ia pakai, dan juga jas hujan kelelawar.
Tujuannya cuman satu. Melindungi ia dari cipratan minyak panas.
"Duh, berasa chef bintang lima nih, gue!" Kekeh Stella, dan kembali mengaduk bawang.
"Trus apa lagi ya?" Stella berjalan ke meja, dan kembali membaca langkah selanjutnya dalam membuat sop daging.
"Masukkan air satu gelas."
"Kurang deh kalo satu gelas kecil. Keknya perlu gelas besar penuh ni!"
Stella lantas mengambil gelas paling besar dan mengisinya dengan air putih sampai full.
Setelah dirasa aroma bawang mulai tercium harum, Stella langsung mengguyur teflon dengan air di dalam gelas.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Teflon yang berisi minyak panas hampir setengah bagian itu justru bercipratan, membuat Stella panik.
"Anjing! Itu kenapa?" Umpatnya.
Minyak panas dan air yang disatukan itu mengakibatkan cipratan minyak ke segala arah, membuat Stella memekik kencang.