Mas Hangyul, The Wise Husband
_______
Lee Hangyul menghela napas lega. Setelah berkutat dengan lembar-lembar pekerjaannya, akhirnya dia bisa beristirahat lebih awal malam ini. Karena sudah empat hari ini ia dibuat begadang akibat pekerjaannya yang menumpuk.
Secangkir kopi yang dialasi piring kecil diletakkan dengan pelan di dekat Hangyul. Pelakunya tidak lain adalah Lee Chaeyeon, perempuan yang dinikahinya bulan lalu. Perempuan yang memiliki hati Lee Hangyul sepenuhnya.
"Hangyul, ini kopinya. Maaf ya kalau lama,"
Dengan cepat, Hangyul beranjak dari duduknya hanya untuk meraih tengkuk sang istri dan mencium bibirnya.
Di sisi lain, Chaeyeon cukup terkejut dengan aksi Hangyul itu. Namun ia tidak ambil pusing. Ia membiarkan Hangyul berbuat sesuai keinginan hatinya. Lagipula dia itu suami Chaeyeon sendiri, dan tidak ada salahnya menerima ciuman seperti ini.
Karena terlalu menikmati, Chaeyeon tidak tahu berapa detik bibir Hangyul menghinggapi miliknya. Ciuman lembut mereka baru berhenti setelah Hangyul merasa Chaeyeon hampir kehabisan napas. Menjauhkan wajahnya, laki-laki itu tersenyum kecil sambil mencubit pipi istrinya.
"Chaeyeon, kita memang baru satu bulan menikah. Tapi haruskah aku ngingetin kamu cara buat manggil aku?"
Lee Chaeyeon sang istri menghela napas, lalu menyunggingkan senyum selebar mungkin, "Maaf, Mas Hangyul..."
Suara lembut Chaeyeon dan senyumnya yang manis itu membuat wanitanya semakin memesona. Semakin menggemaskan. Hangyul jadi ikut menarik kedua sudut bibirnya juga. Tangannya mengacak rambut Chaeyeon lembut.
"Kamu lucu banget, Chaey. Kurang nyaman ya, manggil aku kaya gitu?" tanya Hangyul. "Kalo iya, aku nggak akan minta dipanggil gitu lagi kok,"
"Enggak gitu. Aku sih nyaman-nyaman aja. Cuma kurang terbiasa," Chaeyeon menjawab.
"Oh kirain nggak nyaman. Atau... sengaja lupa biar bisa aku cium terus?" Hangyul sedikit menggoda istrinya.
"Mana ada!"
"Ah masa? Padahal aku dengan senang hati cium kamu setiap saat. Jangankan cium, aku bahkan bisa ngasih le-"
Tuk!
Chaeyeon menyentil pelan kening suaminya untuk mendiamkan laki-laki kesayangannya itu. Hangyul mendesis, namun tidak melakukan apapun selain mengusap keningnya.
"Iya Mas, iya. Udah nggak usah dilanjutin lagi ngomongnya,"
Setelah menyimpan laptopnya, Hangyul menyusul Chaeyeon yang naik ke tempat tidur. Mengambil tempat di sebelah istrinya.
"Lamaran kerja kamu gimana? Udah ada konfirmasi?" tanya Hangyul. Ia meletakkan secangkir kopi buatan Chaeyeon di atas nakas.
"Ditolak, Mas. Untung dibalikin semua berkasnya," jawab Chaeyeon. "Ini antara aku yang kurang memenuhi kualifikasi, atau pelamar yang diterima pada pake orang dalam?"
Hangyul menarik Chaeyeon ke dalam pelukan, "Enggak keduanya, Chaey. Jangan berprasangka buruk sama diri sendiri dan orang lain dong. Yang bener itu, ada jalan lain yang lebih baik untuk kamu. Yang lebih kamu butuhkan. Yang akan membawa banyak manfaat buat kamu dan keluarga kita kelak,"
Hangyul menikahi Chaeyeon bulan lalu, setelah mereka sama-sama melewati usia 24 tahun. Cukup matang untuk memulai hidup baru dan membina rumah tangga, membentuk keluarga bahagia nan harmonis.
Setelah menikah, Hangyul tidak melarang Chaeyeon untuk melakukan apapun yang istrinya itu inginkan, asal dengan seizinnya. Kebahagiaan Chaeyeon adalah diberi kebebasan dan kepercayaan kalau dirinya sanggup mengurus rumah tangga sambil berkarya di luar sana. Dan Hangyul dengan senang hati memperbolehkan. Lagipula Chaeyeon itu tahu batasan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lee Chaeyeon Story
FanfictionLee Chaeyeon, seorang gadis cantik dengan kepribadian manis yang membuat siapapun tanpa ragu mau berkawan dengannya. Ini kumpulan cerita pendek tentang Chaeyeon dan beberapa idol kpop pria. Selamat membaca, dan semoga kalian menikmatinya!^^ ©jellyv...
