Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

#29 Kim Jaehwan x Chaeyeon

253 33 1
                                        

Be My Wife

_______

Anak perempuan keluarga Kim mengizinkan Chaeyeon untuk langsung masuk ke kamar Jaehwan. Dan sesampainya di sana, Chaeyeon mendapati si pemilik kamar sedang terlelap. Chaeyeon berhitung dalam hati, berasumsi bahwa Jaehwan akan bangun karena kehadirannya.

Dan benar saja. Hitungan Chaeyeon baru akan mencapai angka tiga ketika Jaehwan membuka mata. Laki-laki itu terbelalak sebelum menegakkan dirinya.

"Maaf Kak, tadi aku diizinkan masuk sama Hitomi," ucap Chaeyeon. "Gimana keadaan Kakak? Nih aku bawain makanan,"

Chaeyeon mendekati Jaehwan dan meletakkan plastik berisi kotak makannya di meja nakas. Ia menarik kursi plastik di dekat rak buku untuk didekatkan ke kasur Jaehwan.

"Udah membaik kok," jawab Jaehwan.

"Syukurlah. Oh maaf ya Kak, aku cuma bawa sedikit makanan," kata Chaeyeon. "Tadi aku juga nawarin Hitomi, tapi dia nggak mau. Kayanya dia mau pergi,"

"Gapapa kali. Ini udah lebih dari cukup kok, makasih banyak," ujar Jaehwan. "Hitomi mau kerja kelompok, terus aku sekalian nitip vitamin ke dia,"

"Sama-sama Kak. Sekarang makan dulu ya," Chaeyeon membuka tutup kotak bekalnya. Aroma sup ayam buatan Chaeyeon menguar di udara. Harum sekali. Jaehwan merasakan produksi air liurnya meningkat.

"Kak, mau makan sendiri apa disuapin?"

Jaehwan tersenyum kecil, "Pake nanya kamu,"

Chaeyeon terkekeh, kemudian menyendok kuah sup sebelum mendekatkannya kepada Jaehwan.

"Kak, ini masih panas deh. Ditiup dulu ya,"

"Ya udah, kalo gitu nunggu sampe dingin aja. Aku nggak mau niup makanan panas. Nggak baik buat kesehatan,"

"Kalo dingin kan nggak enak Kak,"

"Maksud aku sampe panasnya berkurang,"

Mau tidak mau, Chaeyeon meletakkan kotak bekalnya di meja nakas. Ia lalu mengambil bungkusan plastik lain yang berisi sebotol air mineral dan kue brownis.

"Ya udah, makan ini dulu," Chaeyeon mengulurkan sepotong kue berwarna gelap itu.

"Aduh, makasih lagi ya. Kalo gini aku mau cepet sembuh biar nggak ngerepotin kamu terus,"

Jaehwan menerima kue dari Chaeyeon. Kali ini ia memakannya sendiri karena memakan kue tidak sesulit makan sup.

"Iya, Aamiin. Tapi aku sama sekali nggak ngerasa direpotin kok. Aku seneng bisa ngurus Kak Jaehwan kayak gini," kata Chaeyeon.

"Jadi istri aku aja kalo gitu," celetuk Jaehwan.

Chaeyeon tertawa, "Tuh kan, Kak Jaehwan kalo sakit suka ngaco. Cepet sembuh dong Kak..."

Tangan Chaeyeon dikibas-kibaskan di atas sup yang belum tersentuh tadi, bermaksud menurunkan suhunya.

"Tapi, ada kalanya Kakak harus bersyukur karena sakit,"

"Kenapa?"

"Karena waktu kita sakit, Tuhan mengambil tiga hal dari kita. Yaitu keceriaan, nafsu makan, dan dosa. Dan setelah kita sembuh, Tuhan hanya mengembalikan keceriaan dan nafsu makan. Tapi tidak dengan dosa kita,"

"Wah, kayaknya udah nggak sepanas tadi. Ayo makan lagi,"

Chaeyeon kembali menyendok sup untuk Jaehwan. Ia mengulanginya dengan telaten, berkali-kali hingga kotak bekalnya kosong. Menyisakan sedikit kuah sup di dasarnya.

"Wah, udah abis. Saatnya minum,"

Kali ini Chaeyeon membuka tutup tumbler hijaunya menyodorkannya botol minum tersebut pada Jaehwan.

"Kakak harus ingat ya, kalo aku tuh nggak pernah ngerasa direpotin sama Kakak. Aku ngelakuin semua ini dengan senang hati kok. Terus kalo Kakak butuh sesuatu, Kakak bisa hubungi aku. Aku siap bantu sebisaku,"

Air putih di botol hijau tersebut tersisa setengah ketika Jaehwan mengembalikannya pada Chaeyeon. Akan tetapi, Chaeyeon menyuruhnya untuk menghabiskan sisa air di dalamnya.

"Tapi aku udah kenyang, Chaey..."

"Ya udah, botolnya aku tinggal di sini aja. Lain kali aku ambil. Ini kuenya juga dihabiskan ya. Kasih juga ke Hitomi,"

Chaeyeon membereskan semua peralatannya, kemudian pamit pulang pada Jaehwan.

"Sekali lagi, semoga cepat sembuh ya Kak. Obatnya jangan lupa diminum," pesan Chaeyeon. "Dan jangan suka ngaco lagi ya Kak,"

Keheningan tersisa di kamar Jaehwan setelah sosok Chaeyeon menghilang di balik pintu kamarnya. Menghela napas, Jaehwan menatap kotak brownis Chaeyeon.

"Tadi aku nggak ngaco, Chaey..."

END

_______

Double up jangan?

Lee Chaeyeon StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang