Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

#6 Lee Hangyul x Chaeyeon

1.3K 113 8
                                        

Anger

_______

Jam di pergelangan tangan menunjukkan pukul setengah tujuh ketika Chaeyeon membuka pintu rumahnya. Dan satu-satunya orang yang menjawab salamnya adalah kakak sepupunya yang bernama Lee Hangyul.

Karena orang tuanya sedang ada perjalanan bisnis ke luar kota, paman dan bibi Chaeyeon menawari gadis itu untuk tinggal sementara bersama mereka. Orang tuanya mengizinkan. Chaeyeon juga tidak menolak karena jarak ke kampus jadi lebih dekat.

Hangyul sedang berkutat dengan satu unit laptop dan beberapa modul di ruang tamu saat itu. Ia menegakkan tubuh begitu melihat adik sepupunya berdiri di ambang pintu.

"Dari mana aja kamu?" Hangyul bertanya dingin.

"Abis kerja kelompok Kak," jawab Chaeyeon kaku.

"Sampe malem gini?"

"Maaf Kak, aku tadi ke toko buku dulu sama Eunbin-"

"Eunbin? Maksud kamu Kwon Eunbin? Kakak kan udah bilang berkali-kali ke kamu buat nggak main sama dia!"

Chaeyeon sudah menduga Hangyul akan berkata seperti itu. Namun Chaeyeon tidak begitu menggubrisnya.

Hangyul pernah berkata, teman yang baik adalah mereka yang mengingatkan kita agar senantiasa berada di jalan Tuhan. Yang mencegah kita untuk tidak berbuat menyimpang.

Dan bagi Hangyul, gadis bernama Kwon Eunbin yang mereka maksud tidak termasuk dalam kriteria di atas.

"Kenapa sih Kak? Eunbin itu nggak seburuk yang Kakak kira! Aku betah-betah aja kok temenan sama dia!" tukas Chaeyeon.

"Apa sih yang bikin kamu betah sama cewek nakal itu?! Dia bukan temen yang baik buat kamu!"

"Kakak nggak usah ngatain dia sembarangan!" napas Chaeyeon tercekat.

"Terlepas dari kenakalannya, Eunbin itu temen yang bisa diandalkan. Selama ini cuma Eunbin yang selalu ada buat aku! Cuma Eunbin yang bisa ngehargai apapun usaha aku! Eunbin juga yang ngasih aku solusi buat setiap masalah aku! Dia nggak pernah ninggalin aku sendirian, nggak kayak Kakak!"

"CUKUP CHAEYEON! Kamu nggak perlu bandingin aku sama cewek itu!"

"ITU BENER KAN?! Kakak nggak pernah peduliin aku sedikit pun! Buktinya, dulu Kakak lebih milih main sama temen-temen Kakak daripada nganterin aku yang lagi sakit pas pulang sekolah. Dan akhirnya Eunbin juga yang nganter aku pulang,"

"CUKUP LEE CHAEYEON! Nggak usah nyebut nama cewek barbar itu lagi!!!"

Tanpa membereskan barang-barangnya, Hangyul masuk ke kamarnya dengan hati gusar. Meninggalkan Chaeyeon yang masih berdiri terpaku.

______

"Chae, Hangyul nyariin kamu nih,"

Setelah Hangyul menutup pintu kamarnya, Chaeyeon juga menutup pintu utama rumah itu setelah dia keluar dari sana. Tujuannya malam itu adalah rumah pacarnya, Park Jihoon.

Oh ya, Chaeyeon dan Jihoon bisa berkenalan juga karena Eunbin. Gadis itu banyak berjasa dalam percintaan Chaeyeon dan Jihoon, sehingga Chaeyeon sangat berterimakasih padanya.

"Biarin aja Kak," Chaeyeon tampak tak peduli.

"Kok gitu sih? Hangyul kayanya panik banget. Lihat nih, dia sampe ngespam banyak banget. Tadi juga sempat nelepon, tapi nggak Kakak angkat tanpa seizin kamu," cerocos Jihoon.

"Ya udah, kan aku bilang biarin aja," kata Chaeyeon.

"Ada apa sih? Nggak mau cerita sama aku?" tanya Jihoon.

Chaeyeon mengangguk, lalu menuturkan semuanya pada Jihoon.

"Pokoknya aku nggak mau ketemu Kak Hangyul!" sungut Chaeyeon setelah ceritanya tuntas.

"Iya, aku ngerti. Hangyul salah soalnya dia udah ngelarang kamu seenaknya. Kamu juga salah karena nggak nurutin omongannya Hangyul," ujar Jihoon.

"Apa yang salah sih? Aku temenan sama Eunbin soalnya dia baik banget sama aku. Kalo bukan karena Eunbin, kita nggak bakal jadian loh Kak," balas Chaeyeon.

"Aku tau, Chae. Eunbin emang pada dasarnya baik. Hangyul aja yang salah menilai," kata Jihoon. "Sekarang kita jalan-jalan yuk. Mau nggak?"

"Ke mana?"

"Ke mana aja, terserah kamu. Lagian kamu nggak mungkin nginep di sini,"

"Ya udah Kak, ke rumahku aja yuk. Kak Jihoon mau nemenin aku nggak?" tanya Chaeyeon.

"Mau kok,"

_______

Rumah Chaeyeon baru ditinggal dua hari oleh pemiliknya. Setelah kelasnya usai, Chaeyeon pulang ke sini dulu untuk membersihkannya. Dia tidak sendiri, Eunbin juga ikut membantu.

Chaeyeon dan Jihoon belum ada tiga menit di sana, namun pintu rumah diketuk oleh seseorang. Jihoon beranjak membukanya.

"Siapa Kak?" tanya Chaeyeon.

"Hangyul," jawab Jihoon singkat.

"Hah kok bisa-"

"Tadi Kakak sempat nyuruh dia buat ke sini," jelas Jihoon.

"Kok gitu sih Kak?!" protes Chaeyeon.

"Chaeyeon, Hangyul panik banget waktu kamu pergi tanpa pamit. Jadi aku suruh dia ke sini. Sana temuin dia dulu. Mungkin dia mau minta maaf,"

"Tapi Kak-"

"Jangan gitu, Chaey. Selesaikan masalah kamu sama dia, biar dia nggak panik lagi,"

Berdebat sengit dengan Jihoon tidak ada gunanya. Jadi Chaeyeon mengalah dan menemui Hangyul di ruang tamu. Jihoon mengikutinya.

"Kak," panggil Chaeyeon.

Hangyul beranjak untuk menghampiri Chaeyeon.

"Chae, Kakak mau minta maaf," ucap Hangyul. "Kakak nggak bermaksud mengatur lingkar pertemanan kamu, Chae. Kakak cuma nggak mau kamu salah milih temen,"

"Aku ngerti Kak. Tapi Kakak harus percaya kalo aku nggak bakal terjerumus ke hal yang nggak diinginkan," balas Chaeyeon. "Dan soal Eunbin, aku bakal berusaha jadi temen yang baik buat dia. Menuntun dia ke jalan yang baik dan benar,"

Hangyul mengangguk, "Iya, Chae. Jadi kamu maafin Kakak kan?"

"Iya Kak,"

Hangyul merasakan hatinya menghangat.

"Jihoon, makasih ya udah jagain Chaeyeon," ucap Hangyul.

"Selow, kan dia cewek gue bro," Jihoon tersenyum.

END

_______

Ini part terpanjang deh kayanya.

Lee Chaeyeon StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang