Our Marriage
_______
Malam itu pukul sembilan. Pria dengan setelan jas kerja itu mendorong pintu ganda sebuah rumah dan masuk. Tidak lupa, dikuncinya pintu tersebut sebelum melangkah ke sebuah kamar. Di sana, perhatian pria itu langsung tertuju pada seorang perempuan yang tengah tertidur lelap.
Namun, itu tidak berlangsung lama karena perempuan itu terusik dengan suara pintu yang dibuka. Matanya mengerjap selama dua detik sebelum ia menegakkan tubuh.
"Kak Seungcheol baru pulang?" perempuan tersebut bertanya dengan suara sengau khas orang bangun tidur.
"Iya Chaeyeon," jawab pria itu, Choi Seungcheol.
"Kakak mau mandi? Atau makan? Aku siapin ya,"
"Tolong siapin makan aja ya, Chae. Kakak mau mandi dulu," kata Seungcheol. "Biar Kakak siapin sendiri airnya,"
"Beneran?"
"Iya, Chae. Gapapa kok,"
"Oke deh, kalo ada yang dibutihin lagi, bilang aja ya,"
Seungcheol menangguk, tersenyum pada Chaeyeon yang langsung menghilang ke dapur. Aslinya, Seungcheol tidak enak juga merepotkan Chaeyeon yang tengah mengandung sembilan bulan itu. Tapi mau bagaimana lagi? Chaeyeon memang terlalu peka akan suara-suara kecil saat sedang tidur, dan itu membuatnya terjaga. Jadi sekalian saja ia melayani suaminya.
Tidak butuh waktu lama bagi Chaeyeon untuk memenuhi meja makan, karena ia tinggal menghangatkan hidangan yang belum lama dimasaknya. Bisa langsung disantap tepat setelah Seungcheol keluar dengan kondisi yang lebih segar.
"How was your day? Did you have fun today?" Chaeyeon bertanya riang sambil mengupas sebutir apel merah.
"I don't think so. Soalnya aku nggak enak ninggalin kamu malam-malam gini, jadi maaf ya," jawab Seungcheol.
"Kakak ngomong apa sih? Padahal aku gapapa kok ditinggal lembur. Yang penting Kakak semangat terus ya! Tetap fokus dan jangan lupa jaga kesehatan,"
Sejak enam hari yang lalu, Seungcheol memang minta izin untuk bekerja sampai malam di kantornya selama beberapa hari. Katanya, ia ingin menyelesaikan pekerjaannya agar punya waktu luang di minggu-minggu kelahiran anak mereka.
"Siap! Chae nggak makan juga?"
"Udah kenyang, aku ngemil aja," Chaeyeon membuka bungkus biskuit khusus kehamilan.
Mereka menikmati makanan masing-masing dalam keheningan, karena terbiasa makan tanpa suara. Rawan tersedak, kalau kata Chaeyeon. Meskipun demikian, tatapan perempuan itu tak lepas dari sang suami.
Chaeyeon tersenyum begitu berbagai otaknya mereview momen masa lalunya dengan Seungcheol. Dulu, Chaeyeon mengenal laki-laki itu sebagai mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Hukum. Mereka bertemu di sekolah Chaeyeon dulu, yang juga bekas sekolah Seungcheol.
Dalam sekali lihat, Chaeyeon bisa menilai bahwa Seungcheol itu pria tampan yang cerdas, bijak, dan pekerja keras. Pokoknya dia penuh wibawa. Dan setelah mengenalnya lebih dekat, anggapannya tidak ada yang meleset. Belum lagi, Seungheol dulu terkenal di kampusnya karena mencetak banyak prestasi.
Yang mendekatkan mereka adalah minat Chaeyeon untuk melanjutkan pendidikan di program studi yang sama dengan Seungcheol. Ia banyak memberi wejangan dan arahan untuk Chaeyeon. Meskipun Chaeyeon gagal masuk jurusan prioritasnya itu, Seungcheol berusaha menghiburnya dan melakukan apapun untuk menyalakan semangat si gadis.
Dan kini, pemuda mengagumkan itu telah menjalin ikatan suci bersama Chaeyeon sejak delapan belas bulan lampau.
"Tau kok kalo suamimu ini ganteng banget. Tapi kamu nggak usah gitu dong natapnya," Seungcheol terkekeh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lee Chaeyeon Story
FanfictionLee Chaeyeon, seorang gadis cantik dengan kepribadian manis yang membuat siapapun tanpa ragu mau berkawan dengannya. Ini kumpulan cerita pendek tentang Chaeyeon dan beberapa idol kpop pria. Selamat membaca, dan semoga kalian menikmatinya!^^ ©jellyv...
