#22 Cho Seungyoun x Chaeyeon

444 56 8
                                        

Blind Date?

_______

Untuk mengisi waktu sambil menunggu mata kuliah berikutnya, Chaeyeon dan keempat teman dekatnya bermain truth or dare di dalam kelas. Tidak lama kemudian ada Cho Seungyoun yang menghampiri mereka dan ikut bermain.

"Eh Yeon, lo lagi single nggak?" tanya Seungyoun sambil menepuk pundak Chaeyeon.

"Iya. Emang kenapa Kak?"

"Temen gue ada yang mau kenalan sama lo,"

Keempat teman Chaeyeon langsung pura-pura batuk buat menggoda gadis Lee itu.

"Ekhem ekhem siapa tuh Kak???" celetuk Hitomi.

"Sok atuh, kenalin ke Kak Chaeyeon," sahut Minjoo.

"Akhirnya ada yang mau sama emak kita gaes!!!" tukas Yuri.

Sedangkan Nako bagian cie-cie aja.

Chaeyeon sendiri nggak terlalu terkejut. Ini bukan kali pertama ada yang minta dikenalin ke dia. Tapi sebatas kenalan, nggak lebih. Chaeyeon kan lagi suka sama seseorang.

"Kenalan sama gue kok ngomongnya ke elo?" tanya Chaeyeon pada Seungyoun.

"Kan gue disuruh nyampein ke elo dulu,"

Pembicaraan mereka tentang teman Seungyoun itu berhenti karena Minjoo mengajak mereka untuk lanjut main. Nako muter botol parfum punya Chaeyeon. Waktu berhenti, ujung botol itu mengarah ke Seungyoun.

"Oke Kak Seungyoun, truth or dare?"

"Hmmm dare aja deh. Tapi gue maunya dikasih sama Chaeyeon,"

"Oh, gitu. Oke Kak, gue minta lo buat ngaturin blind date antara gue sama temen lo itu. Tapi gue maunya malem," kata Chaeyeon yang disambut kehebohan keempat anaknya. "Tapi tetep ditemenin sama elo Kak,"

Seungyoun tampak berpikir sebentar sebelum menjawab, "Oke, nanti gue aturin. Gue kasih tau temen gue dulu ya,"

"Sip, kabarin gue,"

_______

Malam itu, Seungyoun menjemput Chaeyeon dengan motor kesayangannya. Ia mengajak Chaeyeon ke kafe yang sejak dulu ingin dikunjungi Chaeyeon.

"Mana Kak temen lo?" tanya Chaeyeon ketika Seungyoun mengajaknya ke salah satu meja.

"Agak telat dia. Tapi gue disuruh pesenin makan yang sama kaya lo," jawab Seungyoun.

"Emang gapapa kita makan duluan?"

"Kata dia gapapa,"

Setelah memesan makanan, Chaeyeon memilih untuk mengobrol dengan Seungyoun. Cewek itu nggak minat untuk menikmati fasilitas Wi-Fi gratis di kafe itu. Wi-Fi gratis yang biasanya disediakan kafe belum tentu aman katanya.

Dan setelah pesanan mereka datang, Chaeyeon sengaja memakannya pelan-pelan. Tujuannya sih, sambil nunggu temannya Seungyoun itu. Namun yang ditunggu belum juga menampakkan batang hidungnya.

"Mana sih temen lo? Dia niat gak sih kenalan sama gue?"

"Kenapa lo jadi kemusuhan gitu Yeon?"

"Itu kan sayang," kata Chaeyeon sambil menunjuk makanan yang dipesankan Seungyoun untuk temannya.

"Ya udah lo makan aja dulu. Ntar kalo dia dateng biar pesen sendiri,"

Akhirnya Chaeyeon menghabiskan makanan itu, yang kebetulan makanan favoritnya. Seungyoun hanya memperhatikan, sambil sesekali menyodorkan minuman Chaeyeon.

"Eh Yeon, temen gue ngabarin nih. Katanya dia ada urusan mendadak, jadinya ga bisa dateng," kata Seungyoun setelah membuka ponselnya.

"Yah..."

"Udah, jangan sedih. Kita jalan berdua aja yuk? Lo mau ke mana?"

"Boleh deh. Ke pasar malem mau nggak Kak?"

"Iya mau,"

Berakhirlah mereka berdua "berkencan" di pasar malam. Seungyoun mengajak Chaeyeon menaiki bianglala yang kebetulan merupakan wahana favorit keduanya.

Jalan-jalan mereka berlanjut ke alun-alun kota. Mereka hanya membeli camilan yang dijual di sana dan dinikmati berdua di atas motor Seungyoun. Sungguh, rasanya semesta sedang berpihak pada Chaeyeon saat ini. Ia tidak ingin malam ini cepat berlalu.

Jam di ponsel mereka menunjukkan pukul sembilan malam, saatnya Seungyoun mengantar Chaeyeon pulang.

"Makasih ya Kak, meskipun nggak jadi ketemuan sama temen Kakak, tapi gue seneng kita bisa jalan-jalan bareng kaya gini," kata Chaeyeon ketika motor Seungyoun berhenti karena lampu merah.

Seungyoun tersenyum, lalu tangannya bergerak mengelus lutut Chaeyeon.

"Sama-sama. Gue juga seneng bisa jalan-jalan sama lo,"

Seungyoun mengatur spion motornya agar memantulkan wajah Chaeyeon. Namun gadis itu justru menyembunyikan diri di belakang punggung Seungyoun. Membuat senyum Seungyoun semakin lebar.

_______

"Gimana semalem? Seru gak?"

Seungyoun menyeruput sedikit minumannya sebelum menjawab pertanyaan dari Daniel.

"Ya jelas dong! Apalagi doi sama sekali nggak curiga ke gue," Seungyoun tertawa.

Daniel ikut tergelak sambil merangkul pundak sahabatnya.

"Sukses ya bro, semoga makin ada kemajuan,"

"Iya, makasih dukungannya,"

"Langsung jedor aja deh, keburu Chaeyeon diambil orang. Lagian doi kayanya udah nyaman sama lo," saran Daniel.

"Sabar napa, nunggu waktu yang tepat gue tuh,"

Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang menahan langkahnya hanya untuk mencuri dengar perbincangan mereka berdua. Chaeyeon tersenyum. Cintanya terbalas dengan cara yang tidak terduga.

END

_______

Bisaan juga modusnya mas uyon😂

Lee Chaeyeon StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang