Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

#54 Yoshi x Chaeyeon

60 10 1
                                        

Beautiful Snow

_______

Musim dingin telah tiba, ditandai dengan turunnya salju yang membungkus seantero kota. Dan hari ini, benda putih itu kembali menyapa. Menciptakan hawa dingin yang menusuk kulit, namun juga membawa kedamaian terselubung bagi mereka yang menyukainya.

Yoshinori menutup jendela kamarnya rapat-rapat. Berusaha memblokir udara yang semakin rendah suhunya. Meskipun begitu, dia membiarkan tirainya terbuka, menyuguhkan suasana bersalju di luar sana.

Mata Yoshi menatap lamat-lamat butiran salju yang turun secara perlahan. Benar-benar indah. Dia menghela napas. Salju yang turun itu memunculkan sebuah kenangan yang tersimpan rapi dalam benak Yoshi.

Kenangan Yoshi akan gadis itu. Gadis yang namanya terukir abadi dalam hatinya yang terkunci rapat. Dengan begitu tidak ada yang bisa menggeser posisi si gadis.

"Lee Chaeyeon..."

Nama itu terlontar pelan dari mulutnya. Pemilik nama itu, tidak lain adalah seseorang yang sangat dia rindukan.

Ya, Yoshi sangat merindukan Chaeyeon, gadis penggemar salju yang begitu dicintainya. Mereka berdua saling mencintai. Dan andai Chaeyeon tidak sedang pulang ke tanah airnya di Korea sana, pasti kini mereka tengah menikmati salju bersama, lalu keluar guna berburu keperluan natal.

"Chaeyeon-ah, coba lihat ini." Yoshi bergumam. "Salju itu turun lebat sekali. Tidakkah kau menyukainya?"

Dia tahu, tidak akan ada respons dari orang yang dipanggilnya itu. Gumamannya hanya akan hilang ditelan angin, membeku di udara tanpa pernah singgah di telinga gadisnya.

Musim dingin seperti ini selalu membuat Yoshi teringat pada gadis itu. Chaeyeon sangat menyukai salju, dan senang menghabiskan waktu di halaman hanya untuk bermain salju. Gadis itu... menyenangkan.

Yoshi ingat ketika Chaeyeon dan dirinya pergi ke restoran China saat musim dingin. Dia juga tidak lupa saat dia nyaris menyeret tubuh Chaeyeon, ketika kekasihnya itu bermain salju terlalu lama di halaman.

Kini semua itu hanya menjadi kenangan, dan Yoshi mungkin akan menghabiskan waktu natal sendirian.

Karena kenyataannya, sekarang Chaeyeon tidak ada di samping Yoshi.

Tidak mau terpekur terlalu lama, Yoshi meraih mantel khaki-nya dan berjalan ke luar rumah. Dia hanya ingin mencari udara yang lebih segar.

Langkah kaki membawa Yoshi ke sebuah kafe yang tidak begitu ramai. Ah iya, dia juga sering ke tempat itu bersama Yoshi. Biasanya, mereka akan memesan minuman yang sama, lalu duduk di tempat yang dekat dengan jendela.

Yoshi mendudukkan dirinya setelah menerima secangkir latte. Matanya menelusuri pemandangan di luar jendela kafe. Udara masih dingin, tetapi kafe ini tetap saja terasa hangat.

Pupil mata Yoshi membesar saat melihat sosok perempuan yang melintas, kemudian memasuki kafe yang sama dengannya.

Netra Yoshi mengikuti gadis dengan mantel coklat itu. Perempuan itu menggendong sebuah tas di punggungnya. Sebuah beanie berwarna merah bertengger di kepalanya. Rambutnya yang terurai panjang menghalangi parasnya.

Setelah lewat beberapa menit, gadis itu keluar setelah menerima pesanan kopinya.

Yoshi juga keluar dari cafe setelah membayar pesanannya. Dia berniat pulang.

"Chaey, kamu sedang apa?" Dia kembali menggumamkan nama Chaeyeon. "Aku sedang berjalan di bawah salju yang indah ini,"

Rumah Yoshi sudah dekat. Tetapi dia berhenti melangkah ketika melihat sosok gadis di depan rumahnya.

Lee Chaeyeon StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang