Di Panti Asuhan
_______
Setiap hari Sabtu sepulang sekolah, Jeon Doyum akan melajukan sepedanya menuju sebuah panti asuhan. Ia tidak langsung ke panti asuhan itu, melainkan pulang dulu ke rumahnya untuk mengambil barang-barang sumbangannya. Itu adalah kegiatan rutin Doyum semenjak masuk SMA enam bulan lalu.
Setelah memarkir sepedanya, Doyeom menjinjing kardus berisi buku-buku bekasnya yang masih layak baca. Seperti biasa, Doyum akan menyapa pengelola panti dan seluruh anak asuhnya. Namun hari itu, ada orang lain yang baru ditemuinya.
"Bu, itu siapa?" tanya Doyum pada Victoria Song, wanita pemilik panti tersebut.
"Dia relawan seperti kamu. Namanya Lee Chaeyeon. Dia ke sini setiap minggu juga, tapi harinya nggak menentu,"
Victoria lalu memperkenalkan Doyeom pada Chaeyeon. Rupanya Chaeyeon lebih tua dari Doyum, sehingga ia memutuskan untuk memanggilnya kakak.
"Jadi kamu selalu ke sini tiap Sabtu sore?" tanya Chaeyeon.
"Iya Kak,"
"Sendirian?"
Doyum kembali mengangguk, "Aku lebih suka sendiri soalnya,"
Bagi Jeon Doyum, mengunjungi panti asuhan dan bertemu anak-anak yang kurang beruntung itu merupakan suatu hal yang membuatnya lepas sejenak dari kejenuhan.
Meskipun kaku dan tidak mudah berbaur, sebenarnya Doyum ini cepat akrab dengan anak-anak kok. Buktinya semua anak di panti itu selalu menyambut ramah kehadiran Doyum.
"Oh gitu, padahal mau saya ajak barengan kalo ke sini lagi," kata Chaeyeon.
"Boleh juga itu Kak," sahut Doyum.
"Kamu nggak keberatan?" Chaeyeon bertanya memastikan.
"Enggak kalo sama Kakak, malah lebih seru,"
Senyum Chaeyeon mengembang dan menular pada Doyum.
"Oke, mulai minggu depan saya akan ke sini tiap Sabtu sore," Chaeyeon memutuskan. "Ya udah yuk, kita ajak mereka main. Kamu biasanya ngapain aja sama mereka?"
"Aku nemenin mereka belajar, kalo ada yang nggak paham aku jelasin lagi. Nggak jarang juga aku ngajakin yang cowok main bola," jelas Doyum. "Kalo Kak Chaeyeon?"
"Sama kaya kamu. Saya nggak main bola sih, tapi sering masak buat mereka,"
"Oh gitu. Eh Kak, hari ini kita ajarin mereka mewarnai yuk. Lihat nih, aku udah ngefotokopi salah satu gambar di buku mewarnai adikku," Doyum mengeluarkan berlembar-lembar kertas dari tasnya.
"Wah, kamu niat banget ya. Ya udah yuk, kita bagiin," Chaeyeon mengambil sebagian kertas tersebut untuk membantu Doyum.
Seperti biasa, Chaeyeon dan Doyum menghadapi anak asuh itu dengan sabar dan penuh perhatian.
Chaeyeon itu sangat dewasa dan keibuan, setidaknya begitu penilaian Doyum yang diam-diam memperhatikannya.
"Adik-adik, sekarang Kak Chaeyeon mau masak dulu ya. Kalian lanjutin mewarnai sama Kak Doyum dulu,"
"Aku ditinggal Kak?" seru Doyum.
"Saya nggak lama kok. Udah kamu temenin adik-adik ini aja,"
_______
"Kamu kelihatan deket banget sama mereka," kata Chaeyeon ketika pulang bersama Doyum.
Chaeyeon terlampau sering mengunjungi panti asuhan tersebut, sehingga ia hafal dengan tempat itu. Termasuk fakta bahwa di ruang tengah panti terpajang foto para penghuninya. Dan Chaeyeon melihat Doyum di sebagian besar foto itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lee Chaeyeon Story
FanfictionLee Chaeyeon, seorang gadis cantik dengan kepribadian manis yang membuat siapapun tanpa ragu mau berkawan dengannya. Ini kumpulan cerita pendek tentang Chaeyeon dan beberapa idol kpop pria. Selamat membaca, dan semoga kalian menikmatinya!^^ ©jellyv...
