#8 Woojin x Chaeyeon

734 66 2
                                        

My Home

_______

Suara musik menggema semakin keras begitu Chaeyeon membuka pintu ruang latihan. Di dalamnya ada seorang pemuda yang sedang melepas lelah setelah mengasah kemampuan menarinya.

Mungkin seharusnya Chaeyeon datang lebih awal agar bisa menyaksikannya berlatih. Chaeyeon selalu terpukau melihat laki-laki itu menunjukkan kemampuannya.

Pemuda itu melambaikan tangannya ramah begitu menyadari eksistensi Chaeyeon. Mengisyaratkan gadis itu untuk mendekat.

"Semangat banget kamu Jin. Sampe keringetan gitu," gumam Chaeyeon.

"Iya nih. Kan perlombaannya tinggal seminggu lagi," jawab pemuda itu, Park Woojin.

"Kok nggak latihan bareng temen-temen kamu?"

"Udah sering kok di sekolah. Kalo hari minggu kaya gini juga kadang kita latihan bareng di sini," jelas Woojin.

"Ini buat kamu," Chaeyeon menyodorkan kantung plastik putih berisi camilan dan sebotol minuman dingin.

"Wah, makasih Yeon,"

"Iya, sama-sama,"

Chaeyeon memperhatikan ruang latihan milik Woojin. Sepertinya keluarga Park yang satu itu benar-benar memahami anak laki-laki mereka yang suka menari itu. Buktinya mereka bersedia menyulap ruang tak terpakai ini menjadi ruang latihan pribadi.

"Enak banget ya punya ruangan sendiri kaya gini," gumam Chaeyeon. "Aku nggak punya. Jadi aku lebih sering latihan di sekolah sampe telat pulang,"

"Enggak masalah, Chaeyeon. Latihan kan bisa di mana aja. Yang penting kamu berlatih sungguh-sungguh," kata Woojin. "Kalo kamu mau, kamu juga boleh latihan di sini sama aku,"

"Eh, beneran Jin?" tanya Chaeyeon memastikan.

"Bener dong. Rumah aku kan selalu terbuka buat kamu. Kamu boleh ke sini kapan aja kamu mau,"

Dari dulu, rumah Park Woojin selalu menjadi rumah keduanya. Bahkan setelah Woojin dan keluarganya pindah, Chaeyeon tetap diizinkan berkunjung sesukanya.

"Iya, makasih Woojinie," ucap Chaeyeon. "Semoga berhasil ya minggu depan,"

"Mohon doanya ya Chae,"

"Siap. Kalaupun nggak menang juga nggak masalah Jin. Jangan berkecil hati. Yang terpenting kan kamu sama temen kamu udah berusaha semaksimal mungkin," kata Chaeyeon. "Aku yakin, nggak ada hasil yang mengkhianati usaha. Semangat Woojinie!"

Woojin menutup botol minuman yang diberikan Chaeyeon setelah meneguk isinya, "Aku mau latihan lagi. Mau ikut nggak?"

"Enggak deh. Aku nontonin kamu aja,"

"Loh tadi katanya mau latihan bareng aku di sini?"

"Iya sih tapi kan-"

"Udah, ayo berdiri. Biar aku juga tambah semangat latihannya," Woojin menarik tangan Chaeyeon, membuat si gadis beranjak mengikutinya.

"Makasih ya, udah mau datang ke sini dan bawa makanan buat aku. Kamu sering-sering ke sini ya," kata Woojin.

"Siap Woojinie. Rumah kamu kan udah kaya rumah kedua buat aku," balas Chaeyeon.

"Aku juga mau jadi 'rumah' buat kamu Chae,"

END

_______

Aku tau ini pendek, maaf:((

Lee Chaeyeon StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang