29 : Always be my brother

9.5K 1.1K 58
                                        

Ten menghela nafasnya lega sesaat setelah melihat tubuh lemah milik sang omega wisteria terbaring di kasur.

"Terima kasih untuk bantuannya." Ujar doyoung dengan senyumnya. Membuat ten ikut tersenyum dan mengangguk.

"Kalau begitu kita pergi dari sini. Anggota pack lain khawatir denganmu." Ujar taeyong lembut.

Saat keduanya hendak pergi doyoung membuka suaranya membuat ten menghentikan langkahnya.

"Terima kasih sudah menjadi teman jaehyun untuk beberapa minggu terakhir. Dan terima kasih juga karena kau tidak melakukan apa yang ia minta." Ujar doyoung yang membuat ten membulatkan matanya.

"Bagaimana kau...ah, kau...aku tidak melakukan apapun." Ujar ten saat menyadari bahwa doyoung adalah orang yang berharga untuk alpha woody tersebut.

"Tapi, kalau aku boleh sarankan...kembali lah pada jaehyun. Dia membutuhkanmu." Ujar ten yang kemudian beranjak pergi dengan taeyong.

Meninggalkan doyoung yang tengah tersenyum sendu dengan kedua netra yang menatap lurus ke arah renjun.

"Membutuhkanku untuk menyelesaikan dendamnya?" Tanya sang serpent entah pada siapa.

Donghyuck yang masih dalam wujud fenrirnya tersebut mencoba untuk mengambil kembali fokusnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Donghyuck yang masih dalam wujud fenrirnya tersebut mencoba untuk mengambil kembali fokusnya.

Namun sepertinya cukup sulit, otak dan hatinya seluruhnya terfokus pada sang omega yang entah bagaimana keadaannya dan keberadaannya.

Jaehyun dengan cepat melompat kearah donghyuck yang terlihat tidak fokus. Membuat tubuh donghyuck tergeletak ditanah.

Dengan cepat jaehyun menimpa tubuh sang fenrir. Menginjak tubuh besar dan perkasa milik fenrir dengan kakinya.

Sang serigala berbulu hitam menatap tajam ke arah sang fenrir yang terlihat sudah tidak memiliki tenaga.

Dan beberapa detik kemudian yang terdengar adalah auman kesakitan milik donghyuck saat jaehyun dengan tidak beperasaan mengoyak bahunya.

Disaat donghyuck sudah berada di ambang batas kesadarannya. Dengan cepat serigala berbulu abu gelap melompat ke arah serigala berbulu hitam. Membuat keduanya berguling ke arah pinggir jurang.

Dengan sisa tenaganya, donghyuck mencoba berdiri dengan keempat kakinya dan melihat sang sahabat yang tengah melawan sang kakak.

Jeno dengan cepat menghindari saat jaehyun berniat menggigit lehernya. Namun sepertinya gerakannya kurang cepat karna sang serigala hitam berhasil melayangkan cakar tajamnya kearah punggung jeno.

Disaat jeno kehilangan fokusnya karena rasa perih dipunggungnya. Dengan cepat jaehyun menendang tubuh sang serigala abu hingga terpental beberapa meter kebelakang.

Namun sepertinya keberuntungan tidak berpihak pada jaehyun, karna disaat dirinya berniat menyerang jeno tanah yang diinjaknya seketika longsor karena tidak bisa menahan berat tubuhnya.

The Mate ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang