Renjun yang terbangun dengan keanehan diseluruh tubuhnya yang membawanya pada sang mate.
[Hyuckren]
🐻 × 🦊
Lee Haechan & Huang Renjun
warn⚠️
bxb area!!
lil bit🔞
Mpreg
Fantasy (Abo)
Start : 26 November 2021
End : 27 February 2022
Jaemin sedikit mengerutkan keningnya. Feromon alpha yang bertebaran disetiap sudut rumah sang sahabat sedikit membuat kepalanya berdenyut.
"Aku sarankan lebih baik kau pasang pengharum ruangan njun." Celutuk jaemin.
Sedangkan renjun hanya menghela nafasnya. Sepertinya meninggalkan donghyuck dirumahnya sendirian tanpa pengawasannya membuat renjun sakit kepala sendiri.
"Kau ingin minum apa?" Tanya renjun sembari mendekati sang sahabat.
"Apa saja selagi gratis." Jawab jaemin namun dengan kedua netra yang tidak fokus pada sang lawan bicara.
Renjun yang mendengar jawaban sang sahabat pun hanya berdecih dan mulai beranjak dari tempatnya. Namun langkahnya harus terhenti saat jaemin menahan lengan kanannya.
"Njun."
"Kenapa?" Bingung renjun.
Sepertinya tidak bertemu dengannya beberapa hari membuat jaemin semakin aneh.
"Tidak jadi, sana pergi." Ujar jaemin tiba-tiba yang semakin membuat renjun bingung dan emosi.
"Cih na aneh jaemin." Cibir renjun namun sepertinya tidak didengar oleh sang sahabat.
× × × × ×
"Kau yakin baik-baik saja na? Kenapa sedari tadi kau sepertinya sibuk dengan pikiranmu?" Tanya renjun saat mendapati sang sahabat berniat pulang.
"Cih, sudah aku bilang tidak ada apa-apa. Kau tau kan otakku? Kadang dia bekerja berlebihan tau!" Ujar jaemin dengan nada kesalnya.
"Sepertinya karna tidak bertemu denganku beberapa hari membuat tingkat keanehanmu overdosis na." Ujar renjun dengan nada dan wajah prihatin.
Sedangkan jaemin hanya mencibir sang sahabat sembari memutar matanya jengah dan kemudian beranjak pergi meninggalkan rumah sang sahabat setelah berpamitan.
"Kasihan minhyung hyung harus menghadapi keanehan jaemin setiap detiknya." Monolog renjun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau ingatkan perintahku?" Tanya donghyuck pada alpha di sampingnya saat keduanya sudah berada di depan teras rumah milik renjun.
Jeno yang ditanya pun hanya berdecih dan memutar matanya jengah.
"Mau berapa kali kau ingatkan?! Aku tidak tuli." Kesal jeno.
"Siapa yang bilang kau tuli?" Cuek donghyuck sembari membuka pintu rumah di depannya.
Meninggalkan jeno yang masih terdiam ditempatnya karena kehabisan kata-kata pada sahabatnya tersebut.
Baru saja jeno akan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah mate sang sahabat. Namun langkahnya terhenti saat aroma cedarwood berlomba-lomba masuk kedalam hidungnya membuat jeno segera menutup hidungnya.