Alexa pov
"Mum, apakah dia harus ikut?"rengekku. "Yes, honey. Setelah mum dan dad berpikir sejenak, apa salahnya dia ikut?"jawab mum. Oh mum, asalkan kau tahu, sangat salah apabila seorang mario ikut dengan kita.
Aku menghela napas berat, "okay, mum."ucapku walau sedikit terpaksa. "Daripada kau terus merengek seperti ini, lebih baik kau bersiap-siap sana. Sudah jam segini"ucap mum sambil melihat jam tangannya. Akupun langsung bangkit dari dudukku dan berjalan kearah kamarku.
Apa yang harus aku pakai?,pikirku. Akhirnya aku memilih pakaian biasa. Aku memakai kemeja bermotif kotak-kotak berwarna coklat muda, Skinny jeans, dan tas kecil untuk menyimpan ponsel dan dompet ,tentu saja.
Aku membiarkan rambutku terurai. Aku menyukainya.
Setelah merasa sudah siap, akupun segera turun karena mum sudah meneriaki namaku. Tandanya ini sudah sudah saatnya pergi.
-
"Hey lex"ucap mario dengan menyenggol tanganku. Aku langsung menatapnya dengan tatapan dingin. "Ish, biasa aja kali mukanya""Apa?"kataku dengan memutar kedua bola mataku. "Kau masih kesal dengan kejadian kemarin ya?"tanyanya. "Sebenarnya iya. Tapi, karena aku tidak bisa kesal padamu dalam jangka waktu yang lama, jadi jawabannya adalah tidak."jawabku.
"Hahaha, typical Alexa blaire"komentar mario. Aku hanya diam tak peduli apapun komentar darinya. Kau tahu? Dia memang bawel, tapi tanpanya, aku tidak pernah merasakan memiliki 'sahabat pria'.
-
"Nah, ini tujuan kita yang terakhir. Sea Life London Aquarium"ucap dad. Ya, kami sudah mengunjungi banyak tempat di kota London ini. Well, kuakui. Memang indah kota ini. And i like it.
Kamipun masuk kedalam. Melihat-lihat makhluk hidup ciptaan tuhan yang tinggal di dalam air. Kami berfoto-ria bersama ikan-ikan aquarium. Sangat bahagia bisa berkunjung kemari bersama keluarga. I Love My Little Family ,btw.
Kamipun berjalan lagi melanjutkan tur kecil kami. Mum dan dad jalan didepan, sedangkan aku dan mario berjalan di belakang mereka.
"Lex"panggil mario memecahkan keheningan yang menyelimuti kami. "Hem? Ada apa?"ucapku langsung menengok kearahnya.
"Can you tell me how you feel at arnold ?"tanyanya yang mampu membuatku terkejut. Bahkan sangat terkejut.
"Why do you ask about it?"bukannya menjawab pertanyaannya, aku malah bertanya balik.
"Entahlah. Hatiku berkata bahwa kau mencintai arnold. Tapi otakku berkata, kau terjebak friendzone."jawabnya santai dengan mengangkat kedua bahunya itu.
"Well, actually, i love him. But, arnold love grace. Haha"ucapku. Miris memang. Mencintai seseorang, dan orang tersebut mencintai oranglain.
"Bukan miris. Tapi takdir. Kau mungkin di takdirkan untuk mencintainya. Dan mungkin arnold juga sebaliknya. Kalau dia jodohmu, pasti dia akan bersamamu. Selamanya. Tapi, kalau dia bukan jodohmu, kurasa kau haris moveon."kata mario dengan tatapan fokus ke depan.
"Seriously ,mar. Kurasa kau benar-benar bisa membaca pikiran oranglain"ucapku sambil menggeleng kepalaku pelan.
"Aku tidak bisa membaca pikiran oranglain. Tapi aku bisa membacanya dari mata seseorang."katanya -lagi-
"Thanks ,mar. Kau berhasil menghiburku. Dan, kurasa kau benar. Aku harus moveon. Karena kupikir, arnold memang bukan jodohku."ucapku dengan memasang senyuman tulus, setulus-tulusnya.
"Your Welcome ,princess."jawabnya membalas senyumku.
"Alexa, mario, Sudah jam 3pm. Apakah kalian lapar?"tanya mum tibatiba. "Kami lapar"jawabku dan mario kompak. "Yasudah, kita ke McD saja ya."ajak dad dan kamipun kembali ke parkiran mobil dan pergi ke McD.
-
Aku bikin ini terinspirasi dari sahabat cowoku:') beruntung banget punya sahabat kayak dia:')Skip
Nah, gimana menurut kalian tentang chap ini?? Bagus? Atau sebaliknya? jangan lupa di Vomment yaa:) thanks
-Pinguin♡

KAMU SEDANG MEMBACA
Find Love at London City [On Editing]
Teen Fictionsedih, senang, bahagia, marah, kecewa, adalah salah satu perasaan yang Alexa lalui . Namun, apapun yang terjadi, Alexa harus tetap kuat dan bertahan. demi seseorang yang ia cintai. ikuti terus kisah Alexa di cerita ini. [FINISHED] ©Hak Cipta dilindu...