Haruto dan Junkyu makan siang dengan canggung. Mereka tidak ingin menatap mata satu sama lain. Ingatan tadi terekam dengan jelas di ingatan mereka berdua. Apa yang merasuki mereka hingga hampir berbuat lebih?
"paman.. Rei mau bermain ditaman di depan sama Bibi Ina habis makan, boleh?" tanya Rei.
"boleh, sama paman Kyu juga yuk" jawab Junkyu.
"paman Kyu mau ikut main sama Rei juga?" tanya Rei dengan antusias.
"ayoo nanti habis makan kita main" antusias Junkyu.
Junkyu bagaimanapun juga harus menghindar dulu dari Haruto, jantungnya gak aman.
Setelah mereka menyelesaikan makan siangnya, Junkyu mulai mengajak Rei untuk bermain keluar.
Rei sangat bahagia menginjakkan kaki - kaki kecilnya di rerumputan halaman belakang rumah mereka.
Disana terlihat ada playground kecil.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rei sangat antusias berlari menuju playground disana.
"Rei jangan lari - larian" ucap Junkyu.
"paman ayoo sini, bermain sama Rei" ajak Rei.
Junkyu terkekeh dan mulai menemani Rei bermain. Junkyu hanya duduk menemani dan sesekali akan bercanda dengan Rei.
Haruto yang melihatnya tersenyum lega. Junkyu pernah mengutarakan perihal dirinya tidak begitu menyukai anak kecil. Tapi kalau dilihat sekarang, Junkyu dan Rei cukup kompak untuk hal - hal seperti ini.