“Ryu, hari ini kau menjaga Karina." Ucap Jaemin
“Wae ?”
“Jeno bilang Karina yang minta. Mungkin dia ada yang ingin ditanyakan sesama perempuan."
“Oke."
Ryujin dan Jaemin sekarang sedang sarapan bersama di apartement. Ini adalah kegiatan yang sangat amat jarang Jaemin lakukan. Biasanya dia akan sarapan diluar atau bahkan lebih sering makan di rumah Jeno. Karena sekarang ada Ryuji jadi dia ada yang mengurus. Di urus istri orang mulu ini bapa Jaemin.
“Kemarin sudah bertemu Yuna ?”
“Sudah, dia datang keruangan untuk menemui Jeno. Aku sampai muak mendengar drama dan ketidak tau diriannya.”
“Kau pikir selama ini aku tidak begitu ? Kalau dia bukan perempuan sudah kuhajar.”
“Kita berangkat sekarang ?”
“Kajja."
Ryujin dan Jaemin langsung meluncur menuju tempat Jeno. Sesampainya disana, mereka melihat Jeno masih sarapan bersama Karina.
“Annyeong.” Sapa Jaemin
“Annyeonghaseo. ” Lanjut Ryujin
“Annyeong, kalian mau sarapan bersama ? Biar aku siapkan” Tanya Karina
“Tidak usah. Kami sudah sarapan.”Jawab Jaemin
“Tumben.” Cibir Jeno
“Biasanya juga numpang disini.” Lanjut Jeno
“Eitss sorry. Sekarang sudah ada yang mengurusku.”Jawab Jaemin
“Tetap saja diurus istri orang. Kalau nanti suami dan anaknya memilih tinggal di korea kau tidak akan ada yang mengurus.”
“Ya ampun, diambil pusing sekali. Tinggal kesini lagi atau kerumah Ryujin. Beres, hidup itu di buat simple saja."
“Sudah kalian ini berdebat terus.” Lerai Karina
“Kekanan – kanakan sekali kalian.” Timpal Ryujin
“Jeno cepat kau berangkat ini sudah siang !"
“Iya sayang ... Kajja Ryujin."
"Yak ! Kau berangkat denganku hari ini. Dasar pikun !”
"Ahh iya."
Jaemin langsung membawa tas Jeno dan menyeret Jeno keluar.
“Biar aku bantu bereskan."
“Tidak usah.”
Ryujin tidak mengubris Karina dan langsung membawa piring kotor dan mencucinya bersama Karina. Dan selesai beres – beres sekarang mereka sedang bersantai di ruang tv.
“Jadi kenapa kau memintaku menemanimu hari ini ?”
“Ah itu, aku ingin Sharing saja.”
“Begitu. Jadi apa yang ingin kau ceritakan ?”
“Ryu, kau tau kan bagaimana cerita hubunganku dan Jeno."
“Ya aku tau. Aku tau dari saat kalian baru direncanakan menikah karena aku masih bekerja dengan Tuan Lee. Tapi memang aku kehilangan informasi saat kalian menikah. Dan akupun kembali ke korea saat mendengar kabar Tuan Lee meninggal. Dan sisa cerita kalian aku mendengar dari Jaemin saat kita bertemu lagi kemarin.”
“Tapi, kenapa aku tidak pernah melihatmu ?”
“Karena aku sedang melakukan tugas lain dari Tuan Lee. Jadi aku jarang berada didekatnya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Always Be By Your Side [END]
FanficPernikahan ini tidak pernah dimulai dengan cinta. Hanya sebuah janji lama, dan amanat yang tak bisa ditolak- mengikat dua orang yang seharusnya tidak bersama. Di satu sisi, ada hati yang masih tertinggal pada masa lalu. Di sisi lain, ada seseorang y...
![Always Be By Your Side [END]](https://img.wattpad.com/cover/312050036-64-k676112.jpg)