# FINALLY #

495 26 0
                                        

"Jeno."

"Iya sayang."

Jeno yang baru selesai mandi langsung menghampiri Karina.

"Aku titip dulu Yeonseok ya. Aku mau membuat makan siang."

"Oke !"

Karina langsung keluar dari kamar untuk menyiapkan makan siang. Jeno sendiri baru selesai memakai baju, dan belum mengeringkan rambutnya. Jadi Jeno mengecek dulu Yeonseok, sebelum masuk ke dalam kamar mandi lagi.

 Jadi Jeno mengecek dulu Yeonseok, sebelum masuk ke dalam kamar mandi lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Appa di kamar mandi ya. Hanya sebentar, selesai mengeringkan rambut Appa temani."

Chu ...

Jeno beranjak perlahan untuk menyelesaikan kegiatanya. Tidak butuh waktu lama, karena rambutnya tidak sepanjang princess. Jeno duduk perlahan di tepi ranjang, sambil memaikan ipadnya. Menemani Yeonseok yang sedang tidur siang juga.

Jeno bukan sedang bermain game, atau membaca koran online. Tapi dia sedang mengurus beberapa pekerjaan, memang hari ini libur tapi karena Jaemin sudah mengambil cuti jadi ada beberapa pekerjaan yang harus dia urus sendiri.

"Sayang ..."

Karina masuk kedalam kamar setelah selesai memasak. Dan ternyata anaknya masih tidur dengan nyenyak. Jadi Karina memilih membawa Yeonseok ke ruang makan juga.

 Jadi Karina memilih membawa Yeonseok ke ruang makan juga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Seperti sedang pesta."

"Eomma mengirimkannya kemarin, kalau di simpan terlalu lama takutnya kurang enak juga. Tidak di habiskan sekarang juga tidak apa - apa."

Jeno dan Karina menyantap makanan dengan lahap. Awalnya berpikir kalau banyak sekali hidanganya, nyatanya habis juga. Hanya butuh waktu dan space yang cukup dalam perut. Kalau sambil mengobrol memang kadang tidak terasa.

"Yeonseok, kita bawa saat acara awal saja kan ?" Tanya Karina

"Iya, nanti saat after party minta tolong Eomma untuk menjaganya. Acaranya outdoor dan terlalu meriah untuk bayi. Yang penting persediaan minumnya ada, jadi tidak akan rewel."

"Bukanya terdengar seperti mimpi. Maksudku, Na Jaemin yang diluar terlihat begitu cuek soal percintaan bisa melakukan hal ini sekarang."

"Mungkin selama ini dia masih ragu, atau belum menemukan tambatanya. Jaemin memang bukan tipe yang senang mengulur waktu, kalau memang dia sudah yakin."

Always Be By Your Side [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang