"Turunkan Jeno sekarang juga !" Geram Jaemin
"Turunkan saja sendiri !" Ucap Han
Kalau di tanya Han ingin hubungan keluarga Jeno hancur. Sebenarnya dia tidak begitu peduli dengan kehidupan pribadi Jeno. Dia hanya ingin bersenang - senang saja. Melakukan olahraga malam bersama mantan calon kaka iparnya. Cara memancing Jeno yang memang harus seperti itu. Dan berhasil kan.
"Kalian berdua jaga Karina. Biar kami yang urus mereka." Ucap Ryujin
"Oke. Tolong titip pukulan penuh kebencianku pada mereka." Ucap Joy
"Nado !" Timpal Yeji
"Dekati Jeno perlahan saat kami bawa mereka menjauh." Ucap Jaemin
Jaemin, Ryujin, Soobin dan Haruto langsung maju begitu juga denga Han dan kawan - kawanya. Benar - benar seperti sebuah tauran. Kalau Han dan teman - temanya tipe berkelahi ala preman. Berbeda denga Jaemin dan kawan - kawannya yang memang belajar banyak jenis bela diri.
Jaemin berhadapan dengan Han sekarang. Jaemin sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya dan menghajar Han tanpa ampun.
"Yak ! Na Jaemin. Hidupmu masih panjang, kau memangnya mau seumur hidup jadi budaknya ?"
"Tentang hidupku, semuanya urusanku. Jadi tutup mulutmu !"
BUGG ...
Rencana Jaemin berhasil, mereka membuat Han dan yang lainnya menjauh dari Jeno. Yeji, Joy dan Karina langsung saja mendekati Jeno untuk menurunkanya.
"Jen ... Hiks ..."
Karina menyentuh pelan wajah Jeno. Jeno sudah kehilangan total kesadaranya. Dia sudah tidak sanggup hanya sekedar menggerakan seujung jarinya.
"Turunkan perlahan." Titah Yeji
Joy menurukan Jeno secara perlahan dan membuat Jeno terlentang di pangkuan Karina.
"Jen hiks ... sayang bangun .... hiks ..."
Jeno sama sekali tidak merespon Karina.
"Maaf sayang ... Hiks ... maaf, ayo bangun."
"Sudahlah kau denganku saja. Suamimu tidak berguna. Aku menerima mu walaupun kau sedang hamil."
BUGG ...
Yeji langsung menghajar Hyunjae dengan keras. Enteng sekali bibir kecil itu berbicara, minta di buat terjun bebas memang mereka semua.
"Hey, kenapa kau tidak terima ? Kau yang ingin bersamaku ? Aku bisa mengurus kalian sekaligus."
"Cih ! Pergilah jauh - jauh ! Seleraku bukan preman pasar sepertimu !"
Tak berapa lama merekan mendengar suara riuh polisi dan tentu membuat Han dan yang lainya kocar kacir. Walaupun tetap pada akhirnya mereka terciduk juga. Jangan pernah bermain - main dengan rencana dari otak Na Jaemin.
Jaemin, Soobin dan Haruto membawa Jeno perlahan menuju ambulance. Mereka riskan kalau hanya menggendong Jeno bridal. Sesampainya di rumah sakit Jeno langsung di tangani. Ryujin dan Jaemin menemani Karina didepan pintu ruang operasi. Sedangkan yang lainya pergi ke kantor polisi untuk mengurus para preman pasar.
"Karina, duduk." Titah Ryujin
Karina menggeleng ribut. Berdiri saja sudah tidak tenang, bagaimana duduk. Jaemin akhirnya berdiri untuk memapah Karina duduk.
"Hiks ... Nana, Jeno Hiks ..."
"Jeno akan baik - baik saja percaya padaku."
"Kau tidak lihat bagaimana keadaanya tadi ?!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Always Be By Your Side [END]
FanfictionSemua aku lakukan awalnya hanya karena sebuah Janji yang dibuat dan juga terikat sebuah ikatan yang Sakral. Tapi seiring berjalanya waktu, semua yang aku lakukan, bukan hanya sekedar menepati Janji dan juga karena sebuah ikatan yang dibuat. Bagaiman...
![Always Be By Your Side [END]](https://img.wattpad.com/cover/312050036-64-k429167.jpg)