25

1.4K 114 21
                                        

Happy Reading
.
.

.
.

.
.

"Yeoboseo" ucap Jimin saat menerima telfon.

".... "

"Eoh, Jungkook-ah wae?"

".... "

"Hei, kau menangis? Ada apa? Bicara yang jelas Kook" ujar Jimin saat mendengar suara bergetar Jungkook di sebrang sana.

"H-hyung.. Yoongi hyung, dia hiks.. Datanglah ke rumah sakit hyung. Aku takut...."

"Mwo?!"

Jimin segera menghampiri yang lain dengan cemas. Tepat saat keluar keluar dari drom untuk segera ke rumah sakit ada Sejin yang juga hendak masuk ke dalam.

"Hyung"

"Kalian mau kerumah sakit?"

"Nee"

"Baiklah kajja" Sejin membalik badan dan kembali ke parkiran juga di ikuti para member lalu masuk kedalam mobil menuju rumah sakit.

Berita mengenai kecelakaan Suga dan Jungkook tersebut juga sudah cepat menyebar dan telah ramai di perbincangan oleh kalangan para penggemar juga media. Tentu banyak yang terkejut pasalnya baru saja mereka tampil di acara penghargaan itu. Para Army pun tentu bersedih akan berita ini, di mana idola mereka sedang dalam keadaan yang bisa di bilang tidak baik-baik saja.

Sesampainya mereka di rumah sakit, terlihat Jungkook yang duduk di kursi tunggu di depan ruang IGD dengan kepala yang sudah terbalut oleh perban sedang menunduk dan terisak pelan.

"Jungkook-ah"

"Hyung-deul" lirihnya.

"Jungkook bagaimana keadaan mu, kau baik-baik saja kan? bagaimana ini semua bisa terjadi eoh" tanya Seokjin yang kini ikut duduk di samping Jungkook dan mengusap kepala Jungkook yang di perban.

"Aku tidak apa-apa hyung, mobil yang kami tumpangi mendadak rem nya blong saat hendak melewati lampu merah, Yoongi hyung meminta ku melompat keluar dari mobil dan aku berhasil keluar bahkan ahjushi juga selamat tapi entah kenapa Yoongi hyung tak kunjung melompat hingga akhirnya... " Jungkook sungguh masih terbayang bagaimana kejadian itu terjadi, tenggorokan nya tiba-tiba tercekat saat hendak melanjutkan cerita. Air matanya kembali turun saat mengingat bagaimana kondisi Yoongi saat ini.

Seokjin yang melihat Jungkook yang sepertinya masih syok pun membawa tubuh adiknya itu ke dalam pelukan nya, sementara yang lain hanya menatap keduanya.

"Hiks hyung aku takut, Yoongi hyung dia... dia akan baik-baik saja kan hyung? " tangis Jungkook kian pecah dan memeluk tubuh Seokjin erat. Seokjin memejamkan matanya membiarkan bulir air yang sedari tadi ia tahan perlahan turun membasahi pipinya. Seokjin lemah jika di hadapkan dengan adiknya yang seperti ini, tapi dia juga harus tetap kuat bukan?

"Sssst... tenanglah Yoongi pasti baik-baik saja" ujarnya mengusap punggung bergetar Jungkook. Yang lain pun sudah tidak bisa menahan air matanya lagi sekarang, mereka cemas memikirkan bagaimana keadaan Yoongi saat ini.

Blue and GreyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang