Grace Hueber

694 38 1
                                    

Ganti rencana.
Aku akan mengincar posisi Duchess Rodriguez


Selembar kertas kecil dilipat hingga membentuk persegi tipis,kemudian diselipkan didalam kotak berisi permen coklat beraneka bentuk.

"Kirimkan ini segera,jika ada yang bertanya katakan ini untuk keponakanku". Perintah Grace pada pelayan pribadinya.

"Ahhh.. dan cari informasi tentang Duke Oliver sekecil apapun itu".


"Baik, lady". Setelah menerima kotak besar berwarna merah itu segera pelayan membawanya keluar ruangan.


Grace duduk dengan tenang tapi jari jari tangannya bergerak mengetuk meja didepannya gelisah.

Dia menerawang kejadian beberapa hari yang lalu, tepatnya setelah acara pesta teh.


Grace terpaku ketika melihat seorang pria tinggi gagah, rambut berwarna coklat gelap dengan mata hitam legam, hidungnya mancung dengan rahang kokoh jangan lupakan kulit kecoklatan dan otot yang terlihat menonjol.

Grace menyukai pria itu dalam sekali lihat.

Sayangnya adegan selanjutnya membuatnya mendidih, ia melihat pria itu menjemput gadis bernama Charlotte, bahkan ia tersenyum hangat dan membimbingnya memasuki kereta.

"Duke Oliver de Rodriguez, bagaimana bisa pria itu begitu sempurna. Nasibnya sungguh malang kenapa dia harus menikah dengan gumpalan daging itu (Lotty)".

"Aku akan menjadi bidadari penolongmu Duke". Lanjutnya.

Senyum mengerikan menghiasi wajah cantik itu, orang tak akan menyangka gadis berwajah bak malaikat itu ternyata berhati seperti iblis.

Awalnya Grace dikirim oleh ayahnya Duke Hueber untuk memata matai kerajaan Emerald, khususnya keluarga Rodriguez.


Kekalahan Hueber saat melawan Oliver membuatnya menyimpan dendam.


Alih alih mengirim putrinya untuk menikah dengan bangsawan kerajaan Emerald ada rencana lain dibaliknya.


Ia mengirim putrinya untuk mencari kelemahan Oliver, ia berniat balas dendam.


Sayangnya Grace berubah pikiran setelah melihat secara langsung bagaimana musuh ayahnya itu.


Dia terpesona, gadis itu menginginkan Oliver menjadi miliknya.


Setelah pesta teh, beberapa kali Grace secara tidak sengaja berpapasan dengan Oliver.

Tentu saja kesempatan itu tak ia lewatkan, ia bertingkah seanggun mungkin menampilkan kesan baik .


Sayangnya tanggapan pria itu begitu dingin.


Mantan kakak iparkuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang