Bab 10 ~ Apa Maumu

1.8K 78 0
                                    

Selamat Membaca



"Sayang, ap apa maksudmu?" Leo terbata, wajahnya sedikit memucat.

"Apa aku akan ketahuan hari ini?" Leo berteriak gusar dalam hatinya.

"Mas tunggu lah aku di depan, aku ingin bicara sesuatu." Ucap Fira dengan menahan sesak dan kecewanya.

Tanpa menjawab, Leo berjalan ke ruang keluarga.

Dia duduk di kursi, menunggu Fira dengan wajah gelisah nya.

Tidak lama kemudian, Fira menata nasi goreng untuk sarapan di meja makan.

Setelah itu, dia menghampiri suaminya di ruang keluarga.

"Sayang!" Leo memanggilnya dengan lembut.

Matanya menatap Fira dengan berkaca-kaca.

"Mas, mas jujurlah padaku ada apa sebenarnya." Fira menghela nafasnya gusar.

Tampak kesedihan dari raut wajahnya.

Leo hanya diam termangu dengan gelisah.

"Apa kamu selingkuh dariku?" Fira pura-pura tidak tahu.

"Ma maafkan aku sayang." Mendengar ucapan Leo, Fira tertawa getir.

"Akhirnya, dia mengakui juga perbuatan nya."

"Aku khilaf, aku bersalah padamu." Leo menggenggam tangan Fira erat.

"Lalu, apa maumu selanjutnya?" Fira bertanya tanpa menatap wajah suaminya.

"Aku, aku tak ingin hubungan rumah tangga kita retak." Leo merengkuh tubuh Fira.

"..." Fira hanya diam.

"Maapkan mas, sayang." Leo mengecup kening isteri nya penuh rasa penyesalan.

"Heheh, gampang ya. Udah ngelakuin penghianatan langsung minta maaf." Fira tertawa getir.

Tak ada air mata yang menetes, dia berusaha setegar mungkin.

Meski, dia sudah tau kenyataan ini jauh - jauh hari, tetap saja pedih rasanya mendengar pengakuan dari suaminya itu.

Ditambah lagi dengan banyaknya jejak percintaan antara suami nya dengan selingkuhannya itu.

"Maaf." Perkataan itu kembali terucap dari mulut suaminya.

"Tapi aku tak yakin dengan penyesalan mu." Fira berkata tanpa menatap Leo sama sekali.

"Apa yang harus kulakukan?" Leo menatap lembut Fira.

Tangan nya menangkup wajah cantik Isteri nya itu, membalikan nya agar menatap nya.

Mata mereka bertemu.

Tampak beribu penyesalan dari manik mata Leo.

Sedangkan dari manik mata Fira terlihat jelas kekecewaan dan kemarahan.

"Pilih aku atau selingkuhan mu itu?" Fira berkata dengan tegas.

Leo mengesah, menarik nafasnya dalam.

Sebenarnya, dia memang sudah mengambil keputusan untuk melepaskan Salma.

Tapi, ancaman Salma membuatnya lah tak berdaya.

"..." Leo terdiam memikirkan harus bagaimana.

"Kamu tak bisa memilih mas? Heh, itu artinya kamu sangat mencintai dia." Fira memalingkan wajahnya, marah.

Tapi, dia berusaha tetap tenang.

Dia tak mau salah langkah, yang hanya akan menimbulkan masalah baru.

Akulah Istri SahnyaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang