(Sasgara & Amora)
17+⚠️
Bagaimana mungkin kejadian satu malam mampu merubah kehidupan seorang?.
Sasgara Errian Zilardion. Menghabiskan satu malam yang indah bersama Adik temannya, tidak pernah terbayang dalam benaknya.
Setelah kejadian satu malam ya...
Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.
ありがとうね! ☺︎
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Untuk apa aku hidup jika kamu saja meninggalkan aku sendirian"
-SASGARA ERRIAN ZILARDION-
51. MENCARI AMORA
Cahaya yang masuk dari sela-sela gorden membuat sang empu terbangun dari tidur panjangnya, ia pun menutupi sinar matahari dengan tangannya karena menyorot kearah wajahnya lalu ia terbangun dan menyandarkan kepalanya yang terasa pusing.
Setelah beberapa menit terdiam ia menetralkan pandangannya, kedua matanya merasa aneh karena kondisi kamarnya begitu sangat berantakan dan pandangannya tertuju pada pakaiannya yang semalam ia pakai, kenapa pakaiannya sekarang ada dilantai?.
Dan detik berikutnya ia melihat tubuhnya yang polos lalu dengan cepat ia melihat kedalam selimut. Ohh shit apa yang terjadi?.
"Apa gue merkosa anak orang?" Ujarnya memijat kepalanya yang pening lalu ia menurunkan kakinya kelantai yang dingin dan memakai celana yang tergeletak di lantai. Setelah memakai celananya, kedua matanya mencari sesuatu.
"Apa orang itu udah pergi?" Gumamnya pelan sambil memijat kepalanya lalu matanya mengarah pada kamar mandi, dengan keberanian penuh ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan menekan handle pintu yang ternyata tidak ada orang. Lalu kemana orang yang tidur dengannya?.
Kepala Sasgara rasanya ingin pecah, kenapa bisa ia melakukan kesalahan lagi? Jika Amora tau pasti perempuan itu akan semakin marah dan susah untuk meyakinkannya.
Sasgara nampak terdiam sejenak "Gue harus ketemu dia" Ujarnya masuk kedalam kamar mandi.
Setelah beberapa menit mandi dan berpakaian sekarang Sasgara sudah sangat rapi dan tentunya tampan apalagi laki-laki itu memakai blazer yang membuat Sasgara semakin gagah. Disaat ia sedang merapikan dasinya, kedua matanya melihat ada sebuah cakaran dilehernya yang menyebabkan lehernya memerah samar. Rasanya Sasgara ingin mengamuk, ia telah menghianati istrinya, Amora! Kenapa ia sangat bodoh? Dan lebih parahnya ia tidak bisa mengingat kejadian semalam!.
Dengan tergesa-gesa ia keluar dari kamarnya saat ia keluar dirinya langsung disuguhkan dengan pemandangan yang dimana Apartemennya sangat berantakan, apa semalam ia sangat brutal sehingga Apartemennya sangat kacau? Tidak ingin beralut-larut ia langsung pergi keluar dari Apartemennya dan tidak memperdulikan kondisi Apartemennya, Nanti ia akan mencari tukang bersih-bersih untuk membereskannya.
Tujuan Sasgara adalah kampus dan sekarang Sasgara sudah berdiri didepan kampus yang dimana Amora berkuliah. Kedua mata Sasgara yang melihat para mahasiswa masuk kedalam ataupun yang keluar, ia hanya bisa mencari orang yang sedang ia cari tanpa memperdulikan orang-orang itu mencuri-curi pandangan kepadanya.