63. KILAS BALIK SASGARA

3.6K 104 23
                                        

🎻

Hallo, みなさん 。

Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.

ありがとうね! ☺︎

ありがとうね! ☺︎

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


63. KILAS BALIK SASGARA

Tetes demi tetes air dari atas langit mulai turun membasahi tanah yang kering. Langit yang tadinya begitu cerah telah menjadi awan hitam begitupun dengan suara guntur yang saling bersautan.

Bagi Sasgara hujan yang turun adalah anugrah dari tuhan begitupun hujan juga sekaligus menjadi teman baginya. Teman dikala ia bersedih.

Laki-laki itu sekarang tengah berdiri sendirian di balkon kamarnya, memandangi hujan yang begitu deras dengan bertelanjang dada dan sebatang rokok yang sedang ia hisap. Kepulan asap baru saja Sasgara hembuskan sampai kepulan asap itu naik ke udara lalu menghilang.

Tiba-tiba memory lima tahun lalu terlintas di kepalanya bagaikan kaset yang sedang diputar. Memory tentang Amora yang meninggalkannya lima tahun lalu membuat hatinya begitu sesak.

Flashback on.

Saat itu di bandara, Sasgara meninggalkan bandara setelah mencari keberadaan Amora yang tidak ia temukan. Kedua matanya begitu sangat kosong sampai ia tidak sadar tengah berjalan diantara begitu banyak kendaraan sampai-sampai mobil yang berlalu lalang menyembunyikan klakson tapi Sasgara menghiraukannya.

"Sialan minggir kau!"

"Apa kau mau mati anak muda?!"

Tit..tit...tit...

"Kita tabrak saja dia!"

"Dasar tidak waras sedang apa kau berjalan diantara mobil?!"

Orang-orang yang berteriak kepada Sasgara tidak Sasgara dengarkan malah ia semakin ingin mati mendengar teriakan orang-orang itu. Tatapannya kosong, pikirannya kosong, berjalannya sudah tidak tahu arah sampai ada sebuah mobil yang ingin menabraknya tapi seseorang menarik tangannya sampai ia tersungkur.

"KAU BENAR-BENAR INGIN MATI?!" Teriak Eric kepadanya. Eric berteriak kepadanya untuk pertama kalinya dan dengan nafas yang memburu mungkin karena marah.

"AKU TIDAK MENGERTI! SEBENARNYA INI ADA APA? KAU KENAPA?" Teriak Eric yang kedua kalinya.

Sasgara yang melihat Eric marah tidak ia hiraukan bahkan Sasgara berdiri dan kembali meninggalkan Eric, tapi Eric yang melihat Sasgara pergi langsung mencegahnya.

"KATAKAN PADAKU ADA APA?"

Sasgara yang dicegah oleh Eric langsung menghentikan langkahnya kemudian ia berbalik badan dan menatap kearah Eric.

"Amora pergi dariku, dia meninggalkanku" Ujar Sasgara dengan perasaan campur aduk, hatinya kembali bergemuruh.

Sasgara pun pergi meninggalkan Eric sendirian, Sasgara juga meminta Eric untuk tidak mengikutinya.

SASGARA (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang