(Sasgara & Amora)
17+⚠️
Bagaimana mungkin kejadian satu malam mampu merubah kehidupan seorang?.
Sasgara Errian Zilardion. Menghabiskan satu malam yang indah bersama Adik temannya, tidak pernah terbayang dalam benaknya.
Setelah kejadian satu malam ya...
Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.
ありがとうね! ☺︎
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Setidaknya aku sudah berusaha, tetapi Amora menolaknya yang membuat ku marah! dan aku sangat tidak suka penolakan!"
-SASGARA ERRIAN ZILARDION-
04. KEJADIAN DIKANTIN
Sudah empat bulan berlalu, semuanya berjalan seperti biasanya. Amora yang bersekolah kembali dan mulai melupakan kejadian yang terkutuk itu, sekarang ia mulai menerima semuanya walaupun hatinya masih terasa sakit tetapi ia mencoba untuk melupakan semuanya.
Namun sejak kejadian empat bulan yang lalu hubungan Amora dan Sasgara semakin kurang baik mereka berdua seperti orang yang tidak saling mengenal satu sama lain jika mereka berdua bertemu. Sampai Bryan, Arlan, Eric dan juga Abrianna merasa heran dengan sikap mereka.
"Lo udah datang bulan?"
Pertanyaan sahabatnya lagi-lagi membuatnya takut, sudah empat bulan dirinya tidak datang bulan tetapi Amora mencoba untuk berfikir positif mungkin saja telat toh biasanya begitu ditambah Amora akhir-akhir ini sering setres, bisa saja telat.
"Emang penting buat lo?"
"Ya enggak juga Ra, tapikan kita selalu barengan kalo datengnya" Perjelas Abrianna.
"Mungkin gue telat lagi!" Amora meninggalkan Abrianna, Amora ingin cepat-cepat masuk kedalam kelas tetapi bahunya tidak sengaja ditabrak seseorang.
"Aww" Ringisnya memegangi bahunya.
"Lo ngapain ngehalangin jalan gue hah?"
Suaranya masuk kedalam pendengaran Amora "Lo pikir ini jalan nenek lo hah?" Amora berbalik, kedua bola mata mereka berdua bertemu.
"Aciee ciee acikiwirr" Eric datang berserta kedua curut dibelakangnya karena mereka khawatir dengan Sasgara makanya mereka menyusul.
Abrianna yang melihat kedatangan Eric kedua matanya langsung berbinar "Hai ayang"
"Kita kenal?"
"Kok gitu si sayang" Abrianna langsung tidak mood karena perkataan Eric yang melukai hati mungilnya sehingga ia mengerucutkan bibirnya, akan tetapi Eric tidak peduli.