(Sasgara & Amora)
17+⚠️
Bagaimana mungkin kejadian satu malam mampu merubah kehidupan seorang?.
Sasgara Errian Zilardion. Menghabiskan satu malam yang indah bersama Adik temannya, tidak pernah terbayang dalam benaknya.
Setelah kejadian satu malam ya...
Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.
ありがとうね! ☺︎
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tidak ada kata sembuh, luka tetap luka"
-AMORA EDELWEIS-
53. KEMBALINYA AMORA
Matahari yang nampak cerah dengan berbagai macam aktifitas makhluk tuhan, sibuk dengan urusan masing-masing seperti, berangkat berkerja, berangkat sekolah dan ada pun Ibu-ibu yang berbelanja dipasar dan banyak aktifitas lainnya.
Sementara salah satu makhluk ciptaan tuhan yang sekarang tengah sibuk dengan berkas-berkas yang ada dihadapannya. Ia sibuk membaca berkas-berkas sehingga tidak sadar jika seseorang tengah masuk kedalam ruangannya.
"Maaf sir mengganggu anda"
"Ada apa?"
"Perusahaan yang dari Amerika sudah tiba, tim kita ingin menjemputnya tetapi dia menolaknya Sir. Terutama dia juga menolak fasilitas dari kita" Perjelas Eric sehingga membuat Sasgara menghentikan gerakan tangannya yang sedang menandatangani.
Sasgara menatap kearah Eric "Aku baru pertama kali berbisnis dengan seseorang yang menolak fasilitas dari kita, wow cukup terkesan" Ujarnya heran sekaligus aneh dengan CEO itu.
"Apakah saya harus menyusulnya?"
"Tidak perlu, kau siapkan saja kontrak kerjanya"
Sang Asisten menggangguk dan berpamitan setelah meminta izin. Setelah kepergian Asistennya, seseorang menerobos masuk membuat Sasgara langsung berdiri saat kedatangan seorang perempuan yang lima tahun terakhir ini selalu saja mengganggu ketenangan hidupnya.
"AHH! AKU SANGAT MERINDUKANMU, SAYANG!"
"STOP!" Sasgara menggangkat satu tangannya untuk menghentikan perempuan gila yang ingin memeluknya.
"KAMU TIDAK RINDU DENGANKU?" Tanyanya kecewa saat laki-laki yang sangat ia cintai menolak untuk dipeluk, padahal ia sangat merindukannya setelah satu bulan tidak bertemu dan ia baru saja kembali ke indonesia setelah menyelesaikan pekerjaannya.
"Tidak! Kau tidak lihat jika wajahku marah saat kau datang dengan tidak sopan masuk kedalam ruanganku?"
Perempuan itu terkejut saat laki-laki yang ada dihadapannya membentaknya "Kamu bentak aku? Aku akan—"