(Sasgara & Amora)
17+⚠️
Bagaimana mungkin kejadian satu malam mampu merubah kehidupan seorang?.
Sasgara Errian Zilardion. Menghabiskan satu malam yang indah bersama Adik temannya, tidak pernah terbayang dalam benaknya.
Setelah kejadian satu malam ya...
Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.
ありがとうね! ☺︎
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sepertinya kali ini aku mempercayai takdir. Takdir yang selama ini aku tunggu"
-SASGARA ERRIAN ZILARDION-
58. SEMUANYA TERUNGKAP?
Bryan turun dari mobilnya saat sudah sampai di Apartemen yang adiknya tempati, Ia memandang bangunan besar itu terutama ia memandang sebuah tulisan yang tertera jelas diatas bangunan itu
"EZ?" Ujarnya pelan "Bukankah ini Apartemen yang dibangun Sasgara?"
"Astaga takdir macam apa ini?" Bryan menggeleng pelan, selama ini Adiknya bersembunyi dari Sasgara tetapi takdir seperti membawanya kembali.
Tidak ingin berlarut-larut, Bryan pun melangkah pergi masuk kedalam Apartemen. Bryan mencari unit yang ditempati oleh Adiknya, siapa tahu Nayyara ada didalam. Bryan naik kedalam lift untuk menuju lantai dua karena Amora tinggal dilantai dua. Lift itu terbuka dan ia pun melangkah mencari dimana tempat tinggal Amora.
Setelah mencari-cari akhirnya ia menemukan unitnya, Bryan pun memasukan pin yang telah Amora beritahukan, pintu itu terbuka.
Bryan pun masuk "Ayya?" Panggilnya sambil melangkah.
Bryan mencari kesana kemari keberadaan Nayyara tetapi ia tidak menemukannya sampai ia mengecek dua kamar dan sekaligus kamar mandinya, tetapi nihil ia tidak menemukan keberadaan Nayyara sampai ia panik.
"Ayya? Ayya sayang kau dimana? Jangan bersembunyi. Ini uncle" Ujarnya, siapa tau Nayyara bersembunyi, tapi nihil ia tidak mendengar apa pun hanya ada suara keheningan yang Bryan dapatkan.
Bryan mengusap wajahnya gusar dan cemas. Dimana anak itu?.
Ting.
Suara ponsel membuat Bryan langsung mengambil ponselnya dari balik celananya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.