(Sasgara & Amora)
17+⚠️
Bagaimana mungkin kejadian satu malam mampu merubah kehidupan seorang?.
Sasgara Errian Zilardion. Menghabiskan satu malam yang indah bersama Adik temannya, tidak pernah terbayang dalam benaknya.
Setelah kejadian satu malam ya...
Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.
ありがとうね! ☺︎
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Semakin tinggi nada bicaramu, semakin ku ikuti cara bicaramu"
-AMORA EDELWEIS-
14. PAGI YANG MENYEBALKAN
huekk....huekkk...
Sasgara mengerjapkan kedua matanya lalu ia bangkit dengan rambut acak-acakan tak lupa mata yang sudah menatap kamar mandi dengan tajam, Sasgara kesal setengah mati ia baru tidur tiga jam dan sekarang seseorang sangat berisik sehingga mengganggu tidurnya.
Dengan langkah lebar ia masuk kedalam kemar mandi yang kebetulan tidak terkunci, menarik punggung istrinya dengan kasar lalu membantingnya ke tembok sampai istrinya merasa punggungnya sakit.
"Lo tau? suara lo berisik bego!" Bentak Sasgara menatap tajam Amora.
"Gu-"
"Gue baru tidur tiga jam, tiga jam!"
"Ta-"
"Lo nganggu bangsat!"
"INI JUGA KARENA ANAK LO ANJING!" Teriak Amora kesal, saat ia melewati Sasgara bau minuman sangat menggangu perutnya sehingga ia muntah.
Telinga Sasgara yang mendengarnya terasa sakit dan panas, ntah kenapa ia sangat tidak suka dengan kata-kata itu.
"ITU BUKAN ANAK GUE!"
Amora tercengang dengan apa yang Sasgara katakan "Apa maksud lo?"
Kepala Sasgara rasanya sangat berat bahkan ia pusing ditambah kesal sekali,
"Jawab gue! apa maksud dari kata-kata lo?" Tanya Amora sekali lagi, kenapa Sasgara mengatakan itu? kenapa hatinya sangat terluka?.
"Gugurin bayi itu Amora! gue gak suka anak itu ada didalam perut lo!" Sasgara menatap kedua mata Amora yang kebetulan Amora sedang menatapnya balik.
Amora yang mendengar kembali kata "Gugurin" semakin membuat hatinya sakit, ada apa dengan Sasgara? dalam sekejap sikap Sasgara sangat aneh dan kasar sekali kepadanya. Tidak hanya itu sekarang laki-laki itu menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya? bahkan sebelumnya Sasgara mencegahnya, lalu sekarang laki-laki itu menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya?.