05. SASGARA GELISAH?

13.8K 604 16
                                        

🎻

27 April 2023

Hallo, みなさん 。

Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.

ありがとうね! ☺︎

"Pernah neduh bareng, atau hujan-hujanan bareng sama dia?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Pernah neduh bareng, atau hujan-hujanan bareng sama dia?"

-AMORA EDELWEIS-

05. SASGARA GELISAH?

Di UKS yang sepi hanya ada dua insan yang sedang terdiam, yang satu sibuk membersihkan luka pada hidungnya yang satu diam menikmati jari yang bersentuh pada kulit wajahnya. Meskipun Amora mencegah Sasgara agar dirinya saja yang melakukannya tetapi Sasgara keras kepala dan pada akhirnya laki-laki itu mengobati hidungnya yang terus menerus mengeluarkan darah.

"Biar gue aja"

"Lo bisa diemkan?" Sasgara fokus mengganti tisu yang sudah berubah menjadi warna merah dengan teletan penuh kehati-hatian.

"Gue bisa sendiri" Amora kesal sendiri dengan apa yang dilakukan oleh Sasgara.

"Kepala lo pusing gak mungkin bisa ngelakuin sendiri"

Amora memutarkan kedua bola matanya, emang bener kepalanya pusing tetapi sekarang jauh lebih baik dengan apa yang tadi ia rasakan saat ditonjok oleh Tasya sialan itu.

"Gue mau nanya, tapi lo harus jawab jujur" Ucap Sasgara menatap manik kedua bola mata Amora begitupun dengan Amora.

"Tanya soal apa?"

Ada kehingan diantara keduanya sampai Sasgara berkata,

"Lo beneran gak hamil?" Tanya Sasgara membuat Amora ingin berdiri tetapi Sasgara mencegahnya, bahkan tangan yang tadi mengobati hidung Amora, Sasgara menariknya.

"Lepasin" Mata Amora berkaca-kaca ia ingin menangis tetapi sekuat tenaga ia tahan dan kenapa pertanyaan Sasgara sangat sensitif sekali.

"Gue cuman nanya Amora, gue hanya takut lo hamil" Perjelas Sasgara, ia sangat ingat dengan jelas kejadian pada malam itu dirinya tidak sempat untuk membuang sampah diluar. Terutama pembicaraan yang semalam yang belum selesai terus saja menghantuinya.

"Seharusnya lo gak takut saat lo bikin dosa Sasgara!" Butiran bening jatuh dipelupuk mata Amora tetapi ia dengan kasar menyekanya.

"Lo pikir ini semua kemauan gue? kalau pada malam itu gue gak mabuk mana mungkin gue mau nyentuh lo!"

"Lo lebih menjijikan dari pada hewan Sasgara! gue benci sama lo sampai kapan pun gue gak bakalan maafin lo!" Amora pikir Sasgara adalah laki-laki baik dan tidak suka main perempuan ternyata dirinya salah, ntah yang keberapa dirinya disentuh oleh Sasgara.

SASGARA (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang