65. NARENDRA TAU KEBENARANNYA

4K 101 5
                                        

🎻

Jum'at, 08 Maret 2024

Hallo, みなさん 。

Kalo suka cerita ini, tolong vote and comment yaa. Hihi.

ありがとうね! ☺︎

ありがとうね! ☺︎

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


65. NARENDRA TAU KEBENARANNYA

"Astaga, sudah jangan minum lagi"

Tang.

Suara gelas beradu pada meja kaca.

"Kau tau? Amora memasukan seorang laki-laki ke Apartemennya!" Kesal Sasgara, wajahnya sudah memerah efek menahan kesal.

"Dia sungguh membuatku marah!" Sasgara melonggarkan dasinya yang terasa mencekik lehernya, ia melemparkan dasinya kesembarangan arah bahkan ia sengaja membuka kedua kancing bagian atas sehingga dadanya sedikit terekspos.

"Apa kau cemburu?"

Sasgara langsung melirik kearah Eric dengan sinis "Tentu saja aku cemburu! Hatiku rasanya seperti terbakar!"

"Kalau begitu kau temui kembali Amora, bukannya marah-marah tidak jelas kaparat! Astaga, aku sungguh kesal denganmu"

Eric merebahkan punggungnya pada sandaran sofa, lagi dan lagi bosnya yang tak lain adalah sahabatnya sendiri selalu membuat dirinya kesal. Bagaimana tidak kesal jika saja Eric ingin berkencan dengan seorang perempuan pasti selalu ada yang menghalangi dan itu terjadi lagi sekarang,

Bosnya yang selalu mengganggunya! Seperti sekarang ini. Tidak sekali dua kali bosnya menggangunya saat berkencan tapi berulang kali! Disaat dirinya tidak begitu niat berkencan pasti bosnya menyuruhnya untuk berkencan, tapi disaat ia niat untuk berkencan bosnya menggangunya, yang benar saja! Takdirnya begitu sangat buruk.

"Dia mengusirku sehingga aku tidak bisa melakukan apapun"

Eric melirik kearah Sasgara yang sedang meneguk minumannya "Takdirmu begitu sangat buruk sama sepertiku"

Byurr.

Sasgara yang ingin menelan minumannya langsung ia semburkan ketika mendengar perkataan orang disebelahnya, Eric yang melihat reaksi Sasgara langsung memutarkan kedua bola matanya.

"Biasa saja reaksimu itu"

Sasgara membalikan badannya agar berhadapan dengan Eric yang sedang menyandarkan punggungnya "Jangan menyamakan takdirmu dengan takdirku, jelas takdir kita berbeda"

Eric yang mendengarnya langsung menegakan badannya "Berbeda?"

"Tentu berbeda, kau seorang pengecut yang tidak mau berjuang demi orang yang kau cinta dan justru merelakannya dengan sahabatmu sendiri"

SASGARA (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang