Prolog

71 15 0
                                    

gadis itu termenung didalam kamarnya menunggu seseorang yang akan mendatanginya sebagai suami. baru saja ijab qabul itu terucap. tidak seperti pernikahan pada umumnya yang menyatukan kedua mempelai dalam satu ruangan . itu adalah permintannya untuk menunggu suaminya didalam kamar.

cemas ia menunggu. pantulan dirinya di cermin meja rias terlihat gusar. Namun tetap saja wajah itu tetap cantik ditambah lagi make up natural yang menghiasi wajahnya.

karena tak sabar, gadis itu membuka pintu kamar. sayup-sayup terdengar suara obrolan dari ruangn tengah rumah. dia ragu haruskah dia menghampiri suaminya dan ikut berbincang dengan keluarganya atau memilih masuk kembali kedalam kamar sampai suaminya itu mendatanginya.

"Tunggu! Kamu mau kemana? disana jalan buntu" Teriak gadis itu saat melihat pria asing menuju dapur.

pria itu berbalik ke arah sumber suara lalu tersenyum, menampilkan sederet giginya yang tersusun rapi yang menambah ketampanan di wajah itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

pria itu berbalik ke arah sumber suara lalu tersenyum, menampilkan sederet giginya yang tersusun rapi yang menambah ketampanan di wajah itu.

pria itu berbalik ke arah sumber suara lalu tersenyum, menampilkan sederet giginya yang tersusun rapi yang menambah ketampanan di wajah itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kakak? Ngapain di sini ? kakak ada hubungan keluarga dengan suami aku?" gadis itu bertanya kepada laki-laki itu. acara ijab qabul memang hanya dihadiri oleh keluarga saja, itupun keluarga dekat. sedangkan Walimatul ursy akan dilaksanakan 3 hari lagi.

jantungnya berdetak sangat cepat saat pria itu menghapirinya yang sedang berdiri di depan kamar.

dia beristigfar dalam hati dan mencoba untuk menetralkan detakan jantungnya agar tidak terdengar oleh pria itu.

"Saya sedang mencari istri saya" ucap pria itu dengan masih menampakkan senyumnya.

"Saya sedang mencari istri saya" ucap pria itu dengan masih menampakkan senyumnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kekasih HalalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang