"Kaki lo masih sakit?".
"Dikit". Jawab Ara. "Lo disini aja sama gue sampai acara slesai".
"Jangan kak nanti orang orang curiga".
"Lo knapa slalu mikirin orang orang sih Ra".
"Yaa masa gue mau mikirin setan gitu?".
Cup!
Cup!
"Sembarangan mulu kalo ngomong".
"Lo tuh nyium mulu". Timpal Ara menutup bibirnya dengan tangan kanannya.
"Sini gue liat tangan lo". Ujar Bara membuat tangan kanan Ara lepas dari bibirnya.
"Mmmhhhh".
Bara melumat bibir Ara rakus, menarik bibir bawahnya, menggigitnya sampai sampai Ara kehabisan nafas.
"Aahhhh kak Bara eemhhh".
Bara tidak memperdulikan Ara yang berusaha menyudahi ciumannya.
"Buka baby". Ujar Bara menyuruh Ara membuka mulutnya.
Karna tidak di dengar oleh Ara, alhasil Bara menarik bibir bawahnya sampai membuat Ara meringis kesakitan.
Dengan begitu Bara bisa menjelajahi mulut kekasihnya, mereka bermain lidah dengan penuh gairah.
"Eemmhhh". Desah Ara karna Bara semakin menuntut ciumannya.
Slesai berciuman Bara berpindah mencium leher kekasihnya. "Aahh wangi banget sayang". Bisiknya ditelinga Ara.
"Ssshhhh gue geli jangan disitu".
Cup!
"Aaahhhh". Rintih Ara lagi ketika lehernya di kecup oleh Bara.
"Jangannnhhh kak Bara".
Bara membuat kiss mark di leher Ara. "Ini punya gue Ra".
Ara memeluk Bara yang kini posisi Ara ada di pangkuan Bara yang duduk di atas kursi.
"Udah cukup kak..".
Bara mengecup puncak kepala kekasihnya sembari mengelus kedua pipi Ara. "Lo milik gue Agatha".
Ara menatap Bara. "Agatha?".
"Yaaa itu panggilan kesayangan gue buat lo, Agatha".
Ara tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. "Gue suka".
••|••
"Lo temennya Ara?". Tanya Ocha yang kini berada di luar UKS bersama Tasha.
"Iyaa kak gue temennya. Knapa?".
"Baru kenal atau?".
"Ospek pertama kita baru temenan".
"Ara orang kaya?". Tanya Ocha lagi membuat Tasha heran.
"Emang knapa ya kak? Perasaan dari kmaren kak Ocha penasaran sama Ara gue liat".
"Udahlah gak penting juga".
"Bara!!!!". Panggil Ocha dibalik pintu UKS.
"Mungkin kak Bara lagi ngobatin Ara". Ucap Tasha lalu pergi dari depan UKS.
"Bara ngapain di kunci sgala sih pintunya. Lo gak mungkin suka sama tuh cewek kan". Ujar Ocha terlihat kesal.
Ocha pergi dari depan UKS dengan rasa kesalnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Protective Boyfriend
Novela JuvenilUniversitas Internasional Lentera "Lo mahasiswa baru, kedepan!!!". Tunjuk salah satu panitia yang sedang mengadakan ospek. Wanita yang di tunjuk menoleh ke kanan dan kirinya. "Gue?". Tanya wanita tersebut. "Yaiyalah elo!!! Maju sini!!!". Wanita i...
