33. Kepergok

3.1K 30 1
                                        

"Kak Bara".

"Udah berapa kali aku bilang Agatha... Jangan panggil aku dengan sebutan Kak". Ujar Bara sambil mencubit hidung Ara sedikit.

"Tapi kan emang lebih tua kak Bara kan heheee".

"Mau aku cium di sini gak???". Bara rupanya sedikit kesal dengan pacarnya ini. "Iiihhh mesum gak tau tempat yaa emang!!". Jawab Ara.

"Kalau sampai aku denger kamu panggil aku 'Kak' lagi, jangan heran kalau aku cium kamu saat itu juga Agatha". Lalu Bara menyenderkan kepalanya di pundak Ara.

Mereka berada di pinggir jalan taman sedang memakan es krim, siapa lagi kalau bukan Ara yang meminta.

"Iyaa iyaa Bara". Ara sangat senang membuat pacarnya kesal.

"Mmhhhh.. Sebenernya Samuel itu siapa sih???". Kata Ara setelah eskrimnya sudah habis. Ara memang sangat penasaran dengan si Samuel itu.

Bara tidak menjawab ucapan Ara. "Bara.. Kamu denger aku kan???". Tanya Ara lagi.

Bara menatap Ara sembari menggenggam kedua tangan Ara. "Dia masalalu aku yang gak seharusnya kamu tau Agatha.. Jadi stop tanya tentang dia ya, aku gak suka sayang".

Ara benar-benar penasaran tentang Samuel itu tapi kenapa Bara seakan tidak ingin Ara mengetahuinya, rasa penasaran Ara semakin memuncak tapi mau gimana lagi Bara tidak memperbolehkan Ara mengetahui tentang Samuel.

"Sebenernya aku penasaran banget kenapa Samuel tadi sampai di seret sama kak Bastian, kayaknya kalian akrab banget kan??".

Bara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. "Kita pulang aja yaa, udah sore gini nanti malem kamu ada acara juga kan sama Putri".

Ara hanya bisa menghela nafasnya. "Iyaa udah deh kalau emang aku gak boleh tau". Keduanya berdiri dan pergi dari taman dekat kontrakan Ara itu.

••|••

"Selamat pagi Mr. Arga". Sapa Jack ketika bertemu dengan Mr. Arga di ruang meeting.

"Pagii Mr. Jack. Bagaimana?? Dimana Bara?? Bukannya dia akan ikut meeting bersama kita??". Yang ditanyakan pertama adalah Bara, karna mereka sangat cocok dalam urusan bisnis.

Arga duduk di kursi tempatnya. "Sebentar lagi Bara pasti datang".

"Ekhem.. Morning, haii Mr. Arga". Sapa Bara yang ternyata benar datang.

Seperti biasa, Bara dengan jass kerjanya yang rapih serta senyumnya yang tidak bisa di artikan lagi benar-benar sangat tampan.

"Haiii Bara". Jawab Mr. Arga tersenyum, Bara duduk di kursinya dekat Jack.

"Silahkan kita mulai meetingnya, Novi silahkan". Kata Bara memimpin meeting yang akan segera dimulai.

Kerjasama dua perusahaan itu memang baru di mulai, tapi kedekatan Arga dengan Jack sudah lumayan lama karna mereka berteman saat duduk di bangku kuliah. Kini mereka bertemu kembali sebagai partner kerja sekaligus teman lama yang bertemu kembali.

1 jam meeting berlalu, kini semuanya keluar dari ruang meeting kecuali Bara, Jack juga Arga yang masih duduk.

"Bara, kapan kamu main-main ke London?? Ayolah agar hubungan kita semakin erat, bukan hanya tentang bisnis saja. Bukan begitu Jack??". Ujar Arga yang mengharapkan Bara datang ke rumahnya di London.

"Wahhh siapa sih yang nolak ajakan Mr. Arga ini?? Iyaa pasti saya akan main-main ke kediaman Mr. Arga, tenang saja".

"Panggil om saja, kan kita udah gak bahas tentang bisnis nih".

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 21, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My Protective BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang