06. ke Birthday Party

9.4K 117 2
                                        

Bara menginap dirumah Ara semalam hingga kini malam sudah berganti pagi jam menunjukan pukul 05.15.

Ara menggeliat membalik badannya menghadap ke Bara. Ara membuka matanya melihat Bara tidur menghadap dirinya. Ara tersenyum menatap wajah Bara yang begitu tenang saat tertidur.

Tangan kanan Ara menyentuh wajah Bara sembari mengelusnya pelan.

"Gue gak tau apa yang akan terjadi kedepannya. Gue yang dipertemukan sama lo secara gak sengaja dan lo ngambil first kiss gue dan menjadikan gue sebagai pacar lo secara maksa...".

".... Tapi sekarang gue malah gak mau lo pergi dari hidup gue". Ujar Ara mengingat dirinya dulu dengan terpaksa menerima Bara sebagai pacarnya.

Ara mendekatkan dirinya ke Bara lalu mengecup bibir Bara singkat. Hendak Ara beranjak dari kasurnya tapi ada tangan yang melingkar di perutnya.

Bara terbangun dan menarik kembali Ara untuk tidur di sampingnya. Ara tersenyum melihat Bara.

"Gue mau yang tadi, coba ulangi". Kata Bara dengan suara khas tidurnya.

Cup!

Bara tersenyum. "Sering sering kayak gini yaa, gue suka".

Ara mengangguk. "Iyaa gue nyiapin sarapan dulu yaa, lo mandi sana". Ucapnya.

Bara hanya mengangguk sedangkan Ara bangun berjalan menuju dapurnya. Bara bergegas ke dalam kamar mandi.

Dirasa sarapan sudah siap, Ara pergi lagi keatas untuk memanggil Bara.

Terlihat Bara sedang memakai bajunya. "Sayang sarapan yuk". Ara menghampiri Bara.

Bara memeluk Ara erat. "Makasih udah nerima gue".

Ara mengelus punggung Bara. "Makasih juga udah hadir dalam hidup gue". Balas Ara.

"Udah yuk nanti telat ke kampusnya". Ajak Ara membuat Bara melepas pelukannya.

Keduanya turun untuk sarapan. Ara benar benar memperlakukan Bara dengan sangat baik.

Sepuluh menit mereka sarapan, kini saatnya Ara yang harus bersiap untuk ke kampus dan Bara menunggunya di ruang santai.

"Hallo apaan Bas?". Bara mengangkat telfon.

"........".

"Yaelah lo nelfon gue cuma nanyain gitu doang?".

"........".

"Ribet lo, udah gue tutup gue lagi sibuk".

Tuuttt...

"Perkara gue posting foto Agatha aja udah heboh banget". Gumam Bara memasukkan handphonenya kedalam saku celananya.

Ara turun dari kamarnya menghampiri Bara. "Yuk brangkat". Ucapnya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Protective BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang