"Kak Bara, boleh mampir ke toko buku depan gak?".
"Boleh sayang". Kata Bara belok kiri lalu sampai di toko buku.
Ara turun dengan Bara dari mobilnya memasuki toko buku. Ara mencari buku yang akan dibelinya.
"Heeii Ara". Sapa seseorang yang juga sedang mencari buku.
"Eh Bintang yaa?". Jawab Ara.
Bintang mengangguk. "Lo beli buku juga?".
"Iyaa nih, kebutuhan kampus".
"Baby... Udah nemu bukunya?". Sahut Bara.
"Udah..".
"Yaudah yuk keburu telat ke kampus". Bara merangkul Ara berjalan ke kasir.
Ara hanya melambaikan tangannya kepada Bintang karna keburu di tarik oleh Bara.
"Dia siapa?". Tanya Bara yang sekarang sudah berada di dalam mobil menuju kampus.
"Dia Bintang, tetangga baru aku yang dari Bali".
"Jangan deket deket sama dia, aku gak suka".
Ara melihat ke Bara sambil tersenyum. "Pacar aku cemburu yaa? Cemburu??".
Bara hanya memasang wajahnya datar. "Lucu banget sih kalo lagi cemburu". Cicit Ara.
Bara menghentikan mobilnya di pinggir jalan lalu menatap Ara dan menarik Ara.
"Eeemmpp".
Bara mencium Ara rakus. "Huhh hahh huhh kak Bara!!!!". Kesal Ara ketika Bara melepas ciumannya.
Bara kembali melajukan mobilnya. "Aku gak suka kamu deket sama cowo lain meskipun itu hanya temen atau apalah". Kata Bara datar.
Ara menatap Bara lalu menatap ke depan lagi. "Kan bukan aku yang duluan nyapa, dia duluan yang nyapa aku, aku kan cuma bales sapaan dia". Ucap Ara dengan nada ketusnya.
Keduanya sampai di kampus, Ara langsung turun dari mobil sebelum Bara membukakan pintu mobilnya.
Ara berjalan terlebih dulu tanpa Bara. "Agatha!!". Panggil Bara melihat Ara jalan tanpa dirinya.
Ara tidak menghiraukan panggilan Bara.
"Agatha Putri Arabella Sky!!!". Tekan Bara membuat Ara menghentikan langkahnya.
Bara berjalan menghampiri kekasihnya yang terlihat kesal itu. Bara berdiri di hadapan Ara dengan Ara memalingkan wajahnya.
"Lihat aku Agatha".
"Agatha...".
Bara menangkup wajah Ara dan menatapnya. "Maaf". Ucap Bara.
Ara hanya menatap Bara dengan wajah datarnya. "Aku sama bintang baru kenal, jadi aku gak mungkin suka sama dia".
Bara mengangguk. "Iyaa aku cuma gak suka aja sayang, udah yaa aku minta maaf".
Ara memeluk Bara. "Ekhem!!! Masih pagi nih". Bastian dan Ray datang.
Bara melepas pelukannya tapi masih menggenggam tangan kanan Ara. "Eh Bas, Ray gimana?".
"Beres, tante Vio udah pulang". Jawab Ray.
"Tante Vio bolak balik ke apartemen itu untuk nyariin apartemen lo Bar, tapi kata resepsionis gak ada nama lo yang terdaftar". Sahut Bastian.
Bara menampilkan smirknya. "Yaa gak ada lah, kan mereka udah gue bayar".
"Cerdik emang sih temen gue". Ketiganya berjalan menuju kelas masing masing.
••|••
KAMU SEDANG MEMBACA
My Protective Boyfriend
Fiksi RemajaUniversitas Internasional Lentera "Lo mahasiswa baru, kedepan!!!". Tunjuk salah satu panitia yang sedang mengadakan ospek. Wanita yang di tunjuk menoleh ke kanan dan kirinya. "Gue?". Tanya wanita tersebut. "Yaiyalah elo!!! Maju sini!!!". Wanita i...
