08. Malam penuh cerita

15.5K 100 0
                                        

"Kak Bara gue laper". Rengek Ara yang sedari tadi hanya rebahan saja.

Bara mencubit hidung kekasihnya gemas. "Yuk makan diluar".

"Tapi gue gak punya baju kak".

"Mandi dulu, nanti gue siapin bajunya". Ujar Bara diangguki Ara.

"Gimana? Lo udah lakuin apa yang gue mau?".

".......".

"Bagus, skarang gue akan transfer ke lo sekalian bonus buat lo".

Tuuttt...

Bara tadi menelfon seseorang ntah dengan siapa dia berbicara. Tak lama ada suara ketukan pintu lagi membuat Bara beranjak dari kasurnya.

"Nih tip buat lo kmaren sama skarang". Ujar Bara memberikan beberapa lembar uang kepada staff apartment yang membawa pakaian Ara.

Bara langsung menutup kembali pintunya dan menguncinya. "Kayaknya kita harus belanja deh biar lo kalo nginep di sini gak usah pesen baju mulu". Kata Bara menaruh baju Ara di kasur.

"KAK BARA BAJU GUE MANA?!!!". Teriak Ara dari dalam kamar mandi.

Bara mengambil satu set baju serta dalamannya dan berjalan menuju kamar mandi.

"Nih udah gue taruh di depan pintu yaa". Tutur Bara lalu keluar lagi dari kamar mandi.

Ara keluar dengan memakai baju pembelian Bara tadi, sangat pas dengan tubuh Ara.

|Style Ara|

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

|Style Ara|


"Sini sayang peluk dulu". Bara merentangkan kedua tangannya untuk memeluk kekasihnya.

"Hmmm big baby". Ucap Ara memeluk Bara.

"Yaudah gue mandi dulu yaa". Bara masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Ara memainkan handphonenya.

Ada sekitar 10 panggilan tak terjawab dari Tasha, Ara kembali menelfon Tasha untuk mengabarinya.

"Hallo Tasha".

"Araaaa lo kmana aja astaga lo knapa gak masuk? Lo sakit?".

"Iyaa iyaa maaf ya Sha gue baru ngabarin. Gue gak sakit kok".

"Ada dimana lo skarang?".

"Di apartemennya kak Bara, nanti gue ceritain deh kalo udah ketemu yaa Sha critanya panjang".

"Oh lagi sama kak Bara, baguslah gue pikir lo knapa knapa Ra".

"Gue gak papa Tasha skali lagi sorry yaa".

"Okeee okee Ara yang penting lo aman skarang gue lega".

"Besok gue masuk kampus kok, jemput gue yaa Sha".

My Protective BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang