Baskara Alfin Millanio, ketua Ghefaros dari keturunan darah Millanio yang saat ini masih aktif menjadi pemimpin Mafia di Amerika.
Anak kedua, dari dua bersaudara itu lebih cenderung memiliki kepribadian tertutup dan telah mencintai seorang gadis be...
📌budayakan tinggalkan vote dan comment ya gusyyy!!!
Hallo👋
Kabar baik buat kita semua... Awal bulan nanti insyaallah Baskara Aura sudah bisa dipeluk🥹
Jangan lupa nabung ya gusy!!
Untuk info selanjutnya nanti menyusul
Jangan lupa follow Instagram:
@ntshnrsftri @ author.baskaraura
Untuk sementara aku belum bisa memberi info di tiktok, karena aku fokus buat promosi di ig
Cek ig gusy!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
1. Baskaraura
"Jangan menaruh kebahagiaan kepada seseorang ya, Ra. Terutama ke, aku. Karena, kalau aku tiba-tiba pergi maka kebahagiaan kamu juga ikut pergi"
~Alden GhifarilMillanio~
* * * * *
Flashback on
"Ra bangun!" Suara itu tertangkap begitu jelas oleh indra pendengaran sosok gadis yang memejamkan kedua matanya. Ingin sekali dia membuka kedua matanya, namun, terasa begitu berat karena dia baru saja tertidur setelah 3 hari ini jam tidurnya tidak normal.
"Ra, bangun! Alden butuh lo." Seketika kedua matanya terbuka dengan lebar. Rasa ngantuk yang sangat menyerang dirinya seakan-akan sudah pergi begitu saja. Mendengar nama Alden saja membuat dirinya merasa sangat takut akan arti kehilangan.
Dengan kesadaran yang belum terkumpul dengan penuh Aura berjalan dengan langkah cepat. Kedua tangannya mencemol rambutnya sehingga terlihat begitu jelas leher jenjangnya yang putih itu.
Semua mata kini tertuju padanya. Menatapnya dengan sorot mata yang tidak bisa diartikan. Baskara, Orion, Marvel dan juga Raja kini menatapnya begitu tajam. Aura hanya diam mematung untuk beberapa saat. Dia mengatur napasnya yang terengah-engah.
"Masuk, Ra! Kak Alden udah sadar, dia nyariin lo." Marvel tersenyum ke arahnya. Aura menganggukkan kepala dan segera masuk ke dalam ruangan itu.
Tubuh mungil Aura terhenti di depan pintu yang sudah tertutup. Kedua matanya menatap Alden yang kini menatapnya dengan tatap yang sendu. Dirinya masih mematung. Menatap bagaimana Alden yang saat ini sudah di pastikan merasa sakit yang sangat luar biasa.