PULANG KE NEGARA ASAL

615 14 0
                                        

Jangan lupa Follow, Vote dan Spam Comment!!

Happy reading:v

78. Pulang Ke Negara Asal

        Genap 1 bulan sudah mereka berada di negara jauh tersebut. Negara penuh dengah luka, duka, suka dan rasa bahagia yang masih bisa mereka rasakan hingga saat ini. Setelah menyelesaikan semua masalah hingga tuntas akhirnya hari ini bisa mengistirahatkan pikiran dan tubuh mereka dengan napas lega. Mereka bisa merasakan ketenangan dan kelegaan karena permainan ini telah usai.

        Hingga pagi ini, 4 pesawat pribadi milik Millanio, Harvey, Falanio dan Adinata siap kembali ke negara asal dengan pasukannya. Aden, Bunga, Baskara, Alina dan Aura akan menaiki pesawat pribadi milik Millanio yang akan membawa 50 pasukan yang tersisa. Harvey, Sangga, Cantika, Sherly, dan 80 anggota Alister menaiki pesawat pribadi Alister. Falanio, Rania, Marvel, Raja, Arcell, Putri dan Orion menaiki pesawat Falanio beserta 50 pasukan yang ikut serta. Dan tinggal tersisa Adinata, Marlo, Xelues, Regan, Arkan dan Dafa, Vania beserta 80 anggota menaiki pesawat pribadi milik Adinata.

        Pesawat mereka akan berangkat setelah Agen 1 mengecek semua mesin dan kenyamanan pesawat mereka begitu teliti. Jika sudah dipastikan aman, maka 10 menit lagi pesawat akan terbang selama belasan jam lamanya. Maka dari itu, bukan hanya fungsi pesawat yang baik, kenyamanan juga menjadi hal penting karena negara ini berjarak begitu jauh ke negara asal mereka.

       Jangan kaget jika Dokter Vania juga ikut serta dalam penerbangan kali ini. Dia akan menjadi salah satu penumpang perempuan di pesawat Adinata karena dia akan kembali ke Indonesia. Bukan hanya itu yang menjadi alasan dengan adanya kehadiran Dokter Vania, melainkan karena adanya sang pujangga hati yang sejak tadi terus menempel, seakan enggak untuk berpisah sebentar saja.

        "Gue kira sejauh ini Baskara yang paling nempel ke Aura. Ternyata setelah ngelihat drama romance 1 minggu yang lalu, Bang Dafa pemenangnya," ucap Marvel membuat mereka terkekeh.

        "Gue kira, Baskara, Sangga sama Orion yang paling kuat lem nya buat nempel terus. Ternyata setelah kejadian membagongkan satu minggu lalu, lem yang Bang Dafa punya lebih kuat dari punya mereka," sahut Raja dan lagi membuat mereka terkekeh.

        1 minggu yang lalu....

        Vania sedang di sibukkan dengan pasiennya yang sempat mengalami henti jantung. Dokter muda berusia 23 tahun itu terlihat lelah dengan kantong matanya yang menghitam.

       "Sayang," Panggil seseorang membuat Vania yang semula sibuk dengan buku-buku di depannya, menoleh.

       "Pulang, yuk!"

       "Ke mana? Kan, rumah kita deket, Daf. Kamu juga sering ke rumah aku. Setiap hari malah. Terus mau pulang ke mana?" tanya Vania heran.

        "Kita pulang ke Indonesia," jawab Dafa membuat Vania langsung menoleh.

        "Kita? Berarti kamu mau pulang ke Indonesia? Bersama mereka?" Dafa mengangguk.

        "Ayo kita pulang. Sudah lama sekali kita ada di sini," bujuk Dafa.

        Vania menghela napas panjang. Dia juga ingin pulang. Tapi, pendidikan dan pekerjaannya masih banyak di negara ini. Apalagi tanggung jawabnya terhadap rumah sakit ini begitu besar. Jadi tidak mungkin Vania seenaknya bisa pulang meninggalkan pasien-pasiennya.

BASKARAURA [ TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang