Jangan lupa follow, vote dan comment
86. Merasa Ada Yang Kurang
Sudah berjalan 5 hari sejak kepergian Baskara ke Inggris, dan selama itu juga, tidak ada yang Aura lakukan selain mengurung diri di dalam kamar, hanya sesekali dia keluar kamar saat Alina memanggilnya. Selebihnya dia hanya berdiam diri di dalam kamar. Beberapa hari ke depan Aura akan berangkat ke Jepang. Namun, dia tidak mau terlarut dalam kesedihan atas kepergian Baskara. Jadi, dia memutuskan untuk berangkat ke Jepang besok siang.
Aura benar-benar merasa kehilangan Baskara yang bawel. Tidak ada Baskara yang cerewet. Tidak ada Baskara yang posesif. Tidak ada Baskara yang melarangnya ini dan itu. Tidak ada Baskara yang sekarang mulai berani untuk mencuri kecupan dirinya, dan tidak ada Baskara yang tiba-tiba bersikap manja.
Aura benar-benar merasa sendiri. Meskipun teman-temannya rutin datang ke rumahnya. Tapi, tetap saja rasanya kosong tanpa kehadiran Baskara. Dia tidak pernah berpisah sejauh ini dengan Baskara. Ternyata sangat sulit dan menyesakkan. Aura mulai ragu bahwa dia belum bisa yakin bahwa dia bisa melakukan hubungan dengan jarak jauh dengan waktu yang cukup lama. Bukan karena Aura meragukan Baskara yang nantinya akan berselingkuh darinya. Melainkan karena rasa rindu yang akan terbendung begitu banyaknya. Baru lima hari, Aura jarang sekali mendapatkan balasan chat, telfon ataupun vidio call dari Baskara. Keduanya hanya berkomunikasi saat Baskara sampai di Inggirs, Selebihnya tidak. Bahkan pesan yang Aura kirim belum ada balasan sampai sekarang.
Aura tidak mencurigai atau berpikiran aneh-aneh marena sikap Baskara yang sangat berubah itu. Karena Aura yakin banyaknya hal yang harus Baskara urus di Oxford University.
Di rumah terkadang Aura hanya seorang diri. Alina benar-benar sibuk di kantor dan mengurus beberapa hal untuk keberangkatannya. Ya, harap maklum, ibu-ibukan memang seperti itu.
Hari ini rumah Aura kedatangan inti Ghefaros, Aura CS, Vania dan Jinan si bokem, bocil kematian. Mereka berbondong-bondong datang ke rumah Aura agar gadis itu tidak merasa kesepian. Mereka sangat pengertian, terlebih Putri yang mulai kemarin sore belum pulang ke rumah sama sekali. Selain untuk menemani Aura, mereka juga ingin belajar melakukan ujian tes untuk masuk universitas yang mereka pilih. Hanya Aura, Baskara dan Sangga yang memilih melanjutkan di luar negeri, Selebihnya mereka akan melanjutkan pendirian di universitas yang ada di Indonesia.
Raja?
Cowok itu benar-benar berubah sejak lima hari ini. Cowok itu benar-benar menepati janjinya kepada Baskara. Dia akan berubah dan dia akan tetap melanjutkan pendidikannya.
Aura duduk di antara mereka yang bergulat dengan tumpukan buku yang begitu tebal. Di sebelah kiri Aura, ada Orion, Sherly, Raja dan Senna yang sejak tadi emosi. Senna sudah capek-capek menjelaskan dan memberikan pengertian mengenai pembekalan untuk mereka nantinya melakukan tes di universitas. Ketahuilah bahawa Senna dan Arkan sudah resmi memiliki hubungan, atau bahkan akan segera menikah. Secepat itu? Ya, karena Adinata dan Adinda sudah sangat merasa cocok dengan Arkan. Bahkan Arkan sudah sering menjemput Shena, untuk sekedar mengajak gadis itu jalan-jalan.
Di samping kanan Aura, ada Cantika, Raja dan Sangga yang persis seperti guru. Menjelaskan begitu telaten, sangat berbeda jauh dengan Senna yang sudah tantrum pastinya. Dan di depan Aura, ada Putri, Marvel dan Jinan yang tampaknya berbincang-bincang. Untuk Marvel dan Putri mereka sudah melakukan ujian tes masuk universitas kemaren. Jadi mereka sekarang sudah bisa bersantai. Falanio dan Rania sudah memutuskan untuk memboyong Putri dan Arcell tinggal di sebelah rumah mereka. Sebenarnya mereka ingin membawa Putri dan Arcell untuk bertempat tinggal satu rumah dengannya, tapi Putri menolak dan lebih memilih untuk bertepatan tinggal di rumah sebelahan dengan rumah Falanio. Alasan kuat yang membuat Falanio dan Rania memboyong Putri karena sudah menganggap keduanya sebagai anak kandung. Dan Rania yang selalu merasa kesepian saat Falanio ke kantor, Marvel dan Raja sekolah. Karena sudah terlalu lama ditemani Arcell, maka itu menjadi alasan kedua mereka. Dan Falanio maupun Rania sudah memikirkan hal ini dengan begitu matang. Begitu juga Raja dan Marvel terutama yang kelewat senang.
KAMU SEDANG MEMBACA
BASKARAURA [ TERBIT ]
Fiksi RemajaBaskara Alfin Millanio, ketua Ghefaros dari keturunan darah Millanio yang saat ini masih aktif menjadi pemimpin Mafia di Amerika. Anak kedua, dari dua bersaudara itu lebih cenderung memiliki kepribadian tertutup dan telah mencintai seorang gadis be...
![BASKARAURA [ TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/329849896-64-k805351.jpg)