EXTRA CHAPTER

1K 21 1
                                        

Jangan lupa follow, vote dan comment!!

📢 Baskaraura S2 akan lanjut jika cerita di Baskaraura S1 sudah mencapai target di 20 rb pembaca dan 10 rb Vote. Bantu share, dan ramaikan di lapak komentar all 📍

Happy reading:v

2. Extra Chapter

        Satu bulan kemudian...

        Tepat terhitung satu bulan setelah Aura menangis, dan tepat setelah Aura merasa tenang Baskara benar-benar menggempur Aura hingga tengah malam. Bukan hanya Baskara yang menikmati setiap gerakan, sentuhan dan lenguhan yang keluar dari mulut Aura. Begitupun dengan Aura yang juga menikmati setiap tangan kekar Baskara menyentuh bagian berharganya.

        Malam yang penuh kenikmatan mampu membuat Aura melupakan kesedihan yang ia rasakan selama ini. Sejenak Aura benar-benar lupa dengan apa yang terus menghantui dirinya. Aura melupakan semua beban dan benar-benar menikmati malam panas penuh gairah itu.

        Hari ini, Baskara dan Aura sedang duduk berhadapan di meja makan. Setelah Aura menyiapkan keperluan Baskara untuk ke kantor, Aura juga melayani suami tercintanya itu. Dan setelah melakukan rutinitas sarapan pagi, Aura akan terus bergelendotan manja di lengan tangan Baskara. Selalu seperti itu, sepertinya dugaan Baskara benar jika Istrinya merasa kesepian.

        "Mau apa?" Ditatapnya wajah cemberut Aura yang berdiri di sampingnya.

        Aura menggeleng. Namun, Baskara tahu jika ada sesuatu yang ingin Aura katakan. Bukan Baskara tidak peka dengan apa yang Aura inginkan. Tetapi, terhitung satu minggu ini Aura cenderung lebih sensitif. Bukan tentang masa kehamilan yang membut Aura se-sensitif itu. Melainkan karena Baskara yang selalu di sibukkan dengan pekerjaannya di kantor.

        Sifat Aura tidak seperti biasanya. Hari-harinya selalu di penuhi dengan amarah dan bari kejadian tadi malam, Aura mengusir Baskara dari kamarnya. Sehingga mau tidak mau Baskara mengalah dan tidur di depan pintu kamar mereka berdua.

        "Berangkat aja sana ke kantor. Gak usah pulang sekalian!"

        Jawaban Aura benar-benar membuat Baskara fruatasi dengan sikap Aura beberapa hari ini. Segala cara sudah ia lakukan demi mendapatkan maaf dari wanitanya itu. Namun, respon yang diterimanya justru jauh dari apa yang ia harapkan, bahkan sangat jauh. Aura yang biasanya selalu memaafkan dirinya jika pulang terlalu malam, kali ini wanitanya itu benar-benar marah. Padahal hal yang seperti itu sudah sering terjadi dan Aura tidak pernah mempermasalahkan apapun.

        Dengan sepenuh hati, Baskara membawakan buah tangan. Seperti buah, ayam pok-pok dan camilan untuk Aura. Baskara meninta Lucas --- asisten pribadinya, untuk membeli apa saja yang sudah Baskara pesan. Saat Lucas kembali dan membawa pesanan Baskara, ia merasa sangat senang karena ia yakin Aura akan luluh dan bisa memaafkannya.

        Namun, sesampainya di rumah, alih-alih disentuh Aura dan memaafkan Baskara, Aura justru semakin marah dan tantrum karena gadis itu menganggap jika Baskara tengah menyogoknya demi meminta maaf.

        Sikap Aura yang seperti itu mampu membuat amarah Baskara meledak dan tidak terkendali. Ia pelampiaskan amarahnya pada Lucas, Raja, Aden dan Marlo sekaligus yang memang sedang menemuinya di kantor ke esokan harinya. Bahkan Aden sendiri tidak bisa mengendalikan amarah Baskara. Sehingga semua pegawai Millanio Company dijatuhi hukuman yang tidak wajar. Salah satunya Baskara meminta mereka untuk mencari barang yang di sukai wanita jika marah. Berharap Baskara bisa termotivasi dengan barang yang mereka beli.

BASKARAURA [ TERBIT ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang