RUMAH BARU & MALAM YANG PANAS [ ENDING ]

1.7K 27 0
                                        

Jangan lupa Follow, Vote dan Comment!!

Adegan di bab ini agak sensitif wkwk⚠️

Happy reading:v

90. Rumah Baru & Malam Yang Panas [Ending]

        Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam lamanya, akhirnya mobil yang dikendarai pengantin baru itu berhenti juga di pekarangan luas sebuah rumah mewah dan megah. Rumah yang sudah dilengkapi dengan tanaman bunga yang tersusun rapi di halaman depan, kolam renang, lapangan basket dan lapangan untuk latihan menembak.

        Aura sudah tertidur sepanjang perjalanannya menuju rumah baru untuk tempat tinggal mereka berdua. Mungkin sangking lelahnya setelah rangkaian panjang acara pernikahan yang diselenggarakan sejak pagi tadi hingga malam ini.

        Baskara masih diam. Belum membuka pintu mobilnya, masih asik menatap wajah damai Aura dengan napasnya yang teratur. Baskara tidak tega untuk membangunkan Aura yang bersandar pada lengan tangannya. Tapi, meskipun Baskara tidak tega membangunkan Aura, ia harus tetap membangunkan istri kecilnya. Sebab tidak mungkin Aura akan tertidur sepanjang malam dengan wajah yang masih dipenuhi dengan make up. Saat mereka memutuskan untuk bermalam di rumah baru mereka Aura hanya berganti baju dengan baju biasa. Itupun kaos yang dikenakan gadis itu milik Baskara.

        "Queen, kita sudah sampai. Bangun, Sayang," bisik Baskara dengan lembut, selembut usapan tangan besarnya di pipi Aura yang gembul dan halus.

        "Eghhhh...." Aura menggeliat dan membuka kedua matanya perlahan. Lantas mengumpulkan nyawanya sebentar, sambil mengedip-ngedipkan kedua matanya.

        "Fin? Kita sudah sampai?"

        "Hemmm." Baskara tersenyum, sedikit menundukkan wajahnya untuk mengecup pucuk kepala Aura.

        "Maaf aku ketiduran."

        "It's okay. Pasti kamu kecapekan."

        Aura mengarahkan pandangannya ke luar mobil, menatap rumah mewah di hadapnnya. Meskipun dia melihat dari dalam mobil, Aura bisa melihat begitu jelasnya rumah mewah yang entah milik siapa.

        Aura turun dari mobil ketika Baskara membukakan pintu mobil dan membantunya untuk turun. Mata Aura tidak bekedip menatap interior di dalam rumah tersebut ketika kedua kakinya mulai melangkah masuk ke dalamnya.

        Aura dibuat kaget saat tangan kekar yang tiba-tiba membuat tubuhnya melayang ke dalam gendongan orang tersebut. Aura reflek melingkarkan tangannya di leher Baskara.

        Aura mengerjap-ngerjapkan kedua matanya, berusaha menormalkan detak jantung yang menggila. Tapi, sepertinya detak jantungnnya yang menggila bukan karena Baskara yang tiba-tiba menggendongnya ala bridal styel. Melainkan karena tatapan dalam Baskara yang sangat menusuk ke netral matanya. Membuat Aura salting, grogi dan gugup, terasa bercampur aduk.

        Tidak memperdulikan Marlo yang baru saja sampai dan menurunkan barang-barang mereka berdua. Baskara terus melanjutkan langkahnya untuk menaiki satu persatu anak tangga.

        Sementara Aura masih sibuk memandangi pria yang telah resmi menjadi suaminya, dengan jarak yang begitu dekat. Hingga keduanya bisa merasakan hembusan napas satu sama lain.

BASKARAURA [ TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang