Jangan lupa Follow, vote dan spam comment
Bantu sampai target gusyy!! 20 rb pembaca dan 10 rb vote. Setelah itu up Baskaraura S2
Happy reading:v
3. Extra Chapter
Keesokan harinya, seperti biasa Aura bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan untuk semua penghuni rumah besar ini dengan bantuan para pelayan tentunya. Malamnya Aura ikut tidur lebih awal bahkan sampai melewatkan makan malamnya ketika Baskara datang dan mengeluh sangat mengantuk. Bahkan tidak Aura ketahui jika Baskara di kantor hanya tidur seharian di ruang pribadinya. Pemimpin sekaligus pemilik perusahaan Millanio Company itu bahkan tidak tahu seberapa hebohnya para pekerja mengganti semua pengharum ruangan sesuai yang Baskara minta. Bayangkan saja, mereka harus mengganti seluruh pengharum ruangan di bangunan tinggi dan besar itu. Jika Baskara memberikan mereka waktu hingga beberapa hari ke depan untuk menggantinya, maka mereka tidak akan seheboh ini. Melainkan Baskara hanya memberikan mereka waktu sampai sore dan aroma pengharum itu harus sama persis dengan aroma jus yang Baskara bawa tadi--- jus yang dibuatkan sang Istri tercinta pastinya.
Tidak mau membangunkan singa yang sedang tidur. Akhirnya dengan memberanikan diri Lucas menghubungi Aura untuk membuatkan jus jerus sesuai apa yang Baskara minta lagi. Lucas memberi alasan jika Baskara mengamuk dan menginginkan jus itu lagi. Padahal itu tidak. Yang Lucas butuhkan aroma yang sama persis sesuai dengan jus itu. Dan setelah Aura menghubunginya jika jus itu sudah siap, dengan perasaan kalut, Lucas segera mengambil jus itu. Lantas pergi ke semua toko untuk mencari pengharum ruangan yang harus bisa ia dapatkan sebelum Baskara bangun.
Saat Aura sampai di dapur, ia dibuat heran dengan kantong belanjaan yang terjajar rapi di atas meja hingga di lantai, sangat banyak. Aura sampai menghitung jumlah kantong belanjaan itu sangking herannya. Di dalam hati, Aura mengira jika itu belanja bulanan yang biasanya para pelayan belanjakan sesuai apa yang sudah ia pesan. Namun, dia sadar jika ini masih pertengahan bulan dan stok makanan masih banyak untuk 2 minggu ke depan. Bahkan jika itupun memang belanja bulanan mereka setiap bulannya, tidak akan sebanyak ini.
"Ini apa, Bi?" tanya Aura.
"O-oh, ini pesanan Tuan, Nyonya." jawab Denara --- kepala pelayan.
"Pesanan, Alfin?" Denara mengangguk. Aura yang penasaran dan mulai membuka satu persatu kantong belanjaan tersebut. "Pengharum ruangan? Sebanyak ini? Kenapa semua sama? Beraroma jeruk?" Aura mengeluarkan semua belanjaan tersebut dengan wajah heran. Bahkan rasa ke-herananya lebih besar.
"Maaf, Nyonya. Sa-saya juga tidak tahu. Tuan Lucas bilang jika Tuan yang membelinya dan beliau meminta jika semua pengharum ruangan diganti dengan aroma tersebut. Dan Tuan membeli banyak jeruk. Lemon juga, Nyonya."
"APA?!" pekik Aura kaget bukan main. Dengan pergerakan cepat Aura kembali membuka satu persatu kantong belanjaan itu. Dan benar saja, Baskara membeli banyak jeruk serta lemonnya.
"Tolong panggilan Paman Lucas, Bi!"
"Baik, Nyonya." Denara melakukan apa yang Aura perintahkan, ia meninggalkan Aura yang masih syok di dapur, untuk memanggil Lucas yang entah ada di mana lelaki itu sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
BASKARAURA [ TERBIT ]
Teen FictionBaskara Alfin Millanio, ketua Ghefaros dari keturunan darah Millanio yang saat ini masih aktif menjadi pemimpin Mafia di Amerika. Anak kedua, dari dua bersaudara itu lebih cenderung memiliki kepribadian tertutup dan telah mencintai seorang gadis be...
![BASKARAURA [ TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/329849896-64-k805351.jpg)