Jangan lupa Follow, Vote dan Spam Comment
Happy reading:v
76. Berakhir Dan Rip Johan
Seperti yang Sangga inginkan, Aura berlari menjauh dari bangunan itu. Bahkan sudah sangat jauh, sampai kakinya tak sanggup lagi untuk berlari. Ia mendongak ke atas, sepertinya sudah pagi, dia bahkan tidak tidur sama sekali. Air matanya terus bercucuran deras, tak ada satupun orang di sini, bahkan suaranya sudah serak habis untuk berteriak meminta tolong.
"Kenapa gak ada satupun orang di sini? Hiks.... Arghhh!!" Aura mencengkram kepalanya yang lagi dan lagi berdenyut sakit. Isak tangisnya penuh dengan keputusasaan.
Apa yang terjadi saat ini hampir sama dengan Aura kecil dulu, saat ia menangis dengan tubuh bergetar hebat yang sedang dikejar oleh beberapa orang yang hendak membunuhnya. Aura kecil tidak tahu harus berbuat apa selain berlari dan terus berlari. Sampai akhirnya dia memasrahkan dirinya dalam kegelapan.
Tapi, Aura yang sekarang tidak mau menyerah. Perasaan Aura sedikit tenang karena ia mendengar suara samar, hingga akhirnya suara itu terdengar begitu jelas, terdengar semakin berisik. Dan suara itu berasal dari belakang tubuhnya, hembusan angin yang begitu kencang juga mendominasi suara-suara itu.
Aura menegakkan tubuhnya, Aura tertawa getir yang lama berubah menjadi tawa keras, seakan ia melihat sesuatu yang lucu. Suara tawa itu yang terlihat mengenaskan disertai dengan air mata yang semakin membasahi kedua pipinya.
Untuk kedua kalinya Aura nyaris mati. Apakah di umur 18 tahun ini ia akan berakhir?
"KALIAN PUNYA KEINGINAN BESAR UNTUK NGEBUNUH GUE, KAN?!" teriak Aura dengah suara yang bergetar. "KALAU GITU BUNUH GUE SEKARANG!! TAPI, JANGAN GANGGU KELUARGA DAN ORANG-ORANG YANG ADA DI DEKAT GUE!! BUNUH GUE SEKARANG, BANGSAT!!"
DUARR!!
"ARGHHH, ANJING!!" Aura semakin histeris. Entah keajaiban dari mana sehingga dia seakan tidak punya rasa takut sama sekali, sehingga dia bisa membawa kakinya yang sudah sangat gontai untuk kembali berlari kencang.
Aura terus berlari meskipun di belakangnya ada seseorang yang tengah berusaha membidik kepalanya untuk ditembak. Yang ada dipikirannya sekarang hanyalah keselamatan Baskara, Sangga, Raja dan ketiga anggota Crowell yang masih bergulat di dalam bangunan itu.
DORR!!
DORR!!
Beberapa kali tembakan dilesatkan mengiringi langkah Aura, di mana pun peluru itu terus memantul mengenai jalan yang Aura lewati. Posisinya terus berlari membuat pria yang berada di dalam helikopter itu kesulitan untuk membidik tembakannya bisa mengenai titik paling fatal pada diri Aura.
Aura tidak tahu sudah berapa banyak bahaya yang mengintainya sekarang. Tapi yang jelas, bukan hanya diserang dengan tembakan, sekarang ini, Aura juga mendapati sebuah mobil tua yang tiba-tiba muncul di depannya. Semakin mobil itu mendekat ke arahnya, tidak ada tanda-tanda jika mobil itu akan mengurangi kecepatan atau berhenti. Justru mobil itu semakin kencang.
Tanpa diperintah Aura yang semula berlari kini langkah kakinya semakin melambat dengan napas yang terengah. Aura pasrah, gadis itu sepertinya rela jika tubuhnya ditabrak oleh mobil itu.
Aura memejamkan kedua matanya, sehingga air matanya kembali berjatuhan. Ia siap menyambut kematiannya sendiri. Mungkin jika bukan tubuhnya yang tertabak, kepalanyalah yang pertama menjadi sasaran peluru itu melesat.
KAMU SEDANG MEMBACA
BASKARAURA [ TERBIT ]
Teen FictionBaskara Alfin Millanio, ketua Ghefaros dari keturunan darah Millanio yang saat ini masih aktif menjadi pemimpin Mafia di Amerika. Anak kedua, dari dua bersaudara itu lebih cenderung memiliki kepribadian tertutup dan telah mencintai seorang gadis be...
![BASKARAURA [ TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/329849896-64-k805351.jpg)