13.

573 54 3
                                        

Selamat membaca......

Hari berikutnya, pukul enam sore, Alex dan Terry sampai di rumah. Meninggalakan ayah Terry dan dua sahabat mereka yang masih ada urusan disana.

Soal Alex yang membantu matenya, hanya dia sendiri yang tahu. Bahkan mike pun tidak tau apa-apa karena Alex meninggalkannya saat mike tertidur setelah apa yang Alex lakukan.

Saat sampai di rumah, hanya ada ruang ruang kosong, itu artinya kedua orang tuanya belum pulang dari cafe. Alex memutuskan untuk mandi lalu kemudian memasak untuk dirinya sendiri, karena bagaimanapun dirinya sangat lapar saat ini. Di pesawat ia tak sempat makan karena terlalu lelah akhirnya tertidur dan melewatkan waktu makannya.

Hanya hidangan sederhana, mushrom soup dengan baguette*. Ia sudah lapar, dan itu adalah hidangan simple dan paling mudah dibikin, selain telur dadar tentunya.

Sedang menikmati makanannya, sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya. Setelah membacanya, Alex buru buru menghabiskan makanannya dan bersiap untuk pergi.

Dalam waktu dua puluh menit, Alex telah sampai di bandara dengan menggunakan helikopter. Menaiki pesawat pribadi milik seseorang yang mengirim pesan singkat padanya untuk menuju Millan, Itali.

***

Hari itu, mike terbangun oleh tepukan jackson dipipinya. Bingung, mengapa ia berada di unit kesehatan fakultas, padahal sebelumnya ia ingat sedang menuju perpustakaan untuk meminjam beberapa buku.

Namun, setelah diingat kembali. Sebelum sampai di perpustakaan heatnya tiba tiba datang kemudian hidungnya mencium bau yang familiar dan menenangkan, selanjutnya entah apa yang terjadi hingga ia terbangun dengan tengkuk yang memiliki bekas gigitan.

"Miky! Hey! Kenapa?" Panggilan jackson menyadarkan mike.

"Eh, tidak apa-apa. Ngomong ngomong kemarin kenapa kak jack bisa ada di kampus?"

"Bukannya kemarin kamu yang kirim pesan buat jemput kamu di unit kesehatan fakultas?"

"Eh? Oh iya, miky lupa hehe.."

"Kaka lupa mau tanya, kemarin feromon alpha siapa yang nempel di badan kamu?! Kuat banget aromanya, seakan ngingetin buat nggak deket deket kamu karna kamu miliknya."

"Kamu ketemu sama mate kamu?"

Mike lupa kalau kemarin tubuhnya dipenuhi feromon alpha, dan sebenarnya sampai sekarang masih tercium aromanya meski sudah tidak sepekat kemarin.

Mungkinkah itu feromon alphanya? Tapi kenapa dia meninggalkan mike tanpa mengatakan apapun? Apa dia tidak menginginkan mike? Apa dia merasa mike adalah beban? Atau dia sudah punya orang yang disukai?

Berbagai pikiran negatif menyerang otaknya. Orangtua nya tidak peduli padanya karna dia seorang omega, lalu apakah kini alphanya juga membencinya?

"Hey miky! Kenapa menangis? Kak jack minta maaf kalau kata kata kak jack menyakiti hatimu,"

Mike meraba pipinya. Benar, tanpa sadar dia menangis. Kenapa menjadi omega sangat lemah sekali.

"Enggak kak jack, mungkin miky ngantuk habis begadang kemarin, jadi keluar air mata hehe.."

Jackson berdiri dari duduknya dan menghampiri mike, kemudian memeluknya erat seraya mengusap punggung sempit sang adik.

"Miky dengerin kak jack ya... selemah apapun kamu, seburuk apapun kamu, kamu masih punya kak jack untuk bersandar, masih punya kak jack untuk berkeluh kesah"

"Jadi, jangan pernah merasa sendiri. Kak jack akan selau siap jadi tempat kamu kembali, meski tidak ada yang menginginkanmu."

"Em! Miky akan ingat itu!"

Jackson mengecup sayang dahi sempit mike.

***

Milan, Itali

Sebuah bangunan yang terlihat bak istana tersaji di depan Alex. Ini bukan kali pertama. Beberapa bulan yang lalu, Alex sempat ke sini untuk mengurus beberapa hal. Dan hari ini pun sama, meski begitu Alex masih saja merasa tidak nyaman dengan sambutan dari puluhan bodyguard berbadan besar yang berjejer di pintu masuk.

Setelah diperiksa atas sampai bawah untuk menghindari serangan senjata, Alex dipersilahkan masuk dengan dikawal dua bodiguard terlatih untuk menuju ruang pertemuan.

"Selamat datang mrs. Alexandra!!!"

Tbc.

Note;
> baguette; roti khas prancis yang biasa dihidangkan bersama soup.

Udah nih, aku up, niatnya mau di tambahin lagi beberapa pafagraf tapi, takut kaloan nunggu kelamaan.

Maaf ya... lama up nya.aku ngurusin babby cat akhir akhir ini, jadi nggak ada waktu mikirin lanjutannya.

our worldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang