Selamat menikmati hadiah tahun baru....
Selamat membaca ........🤓
Mike berpegangan erat pada bulu bulu halus serigala hitam yang membawanya pergi. Angin berhembus kencang menebarkan feromon pekat milik si serigala yang begitu familiar bagi Mike. Dengan tubuh sebesar itu, laju larinya menjadi sangat cepat.
"Alpha..." Panggil Mike, berharap alphanya sedikit tenang.
Tidak sampai satu jam, mereka tiba di sebuah rumah bernuansa gelap diantara pepohonan di dalam hutan. Rumah dengan desain modern yang tidak terlalu besar, namun cukup untuk menampung satu keluarga dengan tiga anak.
Alex dalam wujud serigalanya berjalan masuk masih dengan Mike di punggung kokohnya. Pintunya sengaja tidak di kunci saat Alex tidak dirumah, untuk memudahkan Alex masuk pada situasi seperti ini.
Begitu melewati pintu, Mike segera di lempar ke atas ranjang. Tidak di banting, namun cukup membuat Mike berjengit. Sekalipun itu matenya, namun masih membuat Mike takut melihat serigala hitam yang begitu besar, apalagi yang dalam keadaan rut.
Alex bergeming setelah melempar omeganya ke ranjang, ia sadar setelah melihat wajah omeganya yang terlihat ketakukan, namun sisi serigalanya masih berusaha mengambil alih.
Melihat alphanya yang bergeming, Mike berusaha menghilangkan ketakutan nya. Dengan tubuh yang gemetar, kakinya ia paksa bergerak mendekati serigala setinggi dua meter lebih di depan nya.
"Alpha, kau ragu?" Jari lentiknya ia gunakan untuk membelai bulu di leher alphanya, menggosok pelan.
"Kau bisa melakukannya alpha. Aku tak apa, aku milikmu"
Perkataan Mike berhasil menghilangkan kewarasan Alex, serigalanya mendominasi. Segera dengan hidungnya yang lembab, mendorong Mike untuk kembali berbaring di ranjang.
Feromon rut yang pekat Alex sebarkan, memancing heat omeganya untuk datang. Aroma petrichor dan mint segera bercampur dengan jasmine tea, memenuhi setiap sudut ruangan.
Dengan taringnya yang tajam Alex merobek kain yang membungkus tubuh omeganya. Hidung lembabnya mengendus tengkuk Mike, tempat feromon omega menguar.
Lidahnya yang kasar menjilati setiap bagian tubuh pria cantik yang terbaring lemah dengan wajah yang memerah karena mulai memasuki fase heatnya.
"Eunghh..." Mike merintih saat lidah kasar pasangannya menjilat di titik sensitifnya.
Pelumas alami omega mulai keluar dari organ reproduksinya, aroma jasmine tea menjadi semakin pekat.
"Akhh!" Mike kaget, Alex menyedot niplenya yang mengeras dengan kencang.
Walau bukan wanita, Mike tetap omega yang akan menyusui anaknya. Dadanya mungkin tak sebesar wanita, namun cukup besar untuk bisa menampung sumber kehidupan bayinya nanti.
Dada adalah salah satu titik sensitif Mike, terbukti saat Alex bermain main dengan dadanya, erangan Mike lebih kencang dari area lain.
"Ggrrrh!" Alex protes saat hendak mengekspos bagian bawah, Mike selalu berusaha menutupinya.
Kepala berbulu itu memaksa menelusup di antara kaki jenjang Mike, mengekspos organ reproduksi yang akan menjadi tempat keluarnya bayi, berada di antara lubang belakang dan penis mungil tanpa testis.
Ia memalingkan wajahnya malu, saat alphanya menjulurkan lidah kasarnya ke lubang yang terus mengalirkan pelumas alami omega.
Suara kecipak yang dihasilkan dari kegiatan Alex, bersahutan dengan dengan desahan Mike.
Tubuhnya bergetar nikmat, desahan dan geraman semakin kencang, saat lidah tebal dan lebar juga kasar menelusup masuk dan keluar. Tidak begitu lama, sampai Mike orgasme.
KAMU SEDANG MEMBACA
our world
Werwolfwarning!!! female alpha x male omega yang nggak suka bisa skip typo bertebaran Slowly update say....
