Spesial part.

480 29 3
                                        

Happy reading!!!!!

Hari ini jadwal kuliahnya sedang longgar, beberapa profesor tidak bisa hadir dan hanya memberikan tugas. Mr. Leonardo ataupun orang orangnya juga belum ada yang menghubunginya untuk mengerjakan sesuatu. Hanya ada dua mata kuliah yang harus di hadiri, dan semuanya di pagi hari. Alex memutuskan mengisi waktunya dengan mengajak omega cantik miliknya yang mungkin sedang bosan karna beberapa waktu ini dia abaikan.

Baby El🐹

Me:
Mau jalan jalan hari ini sayang?

Beneran? Kamu ada waktu? Jangan bohong ya!

Me:
Iya. Hari ini lagi nggak banyak matkul. Kamu lagi nggak ada kegiatan kan?

Iya. Bosan banget! Tapi kamu beneran ada waktu kan?! Jangan kaya yang lalu, tiba tiba aja ada panggilan kerja!

Me:
Beneran. Sekarang sayang dimana? Biar aku jemput.

Aku mau siap siap dulu. Datang aja ke rumah kak jack 30 menit lagi! Aku belum mandi 😖

Me:
Oke, nggak usah dandan! Jangan pake baju terbuka sayang!

Iya.

Masalah baju, Alex memang agak ketat kepada omeganya. Sifat posesif alpha mendarah daging dalam dirinya. 'pakai apapun yang membuatmu nyaman, tenang saja aku bisa berkelahi' tidak berlaku untuk wanita alpha dominan ini. Terakhir kali, dia hampir mematahkan leher seorang alpha yang tidak sengaja menatap lama paha mulus omeganya yang terbuka karena mengenakan celana pendek.

Alex segera meninggalkan pesan kepada Terry untuk makan siang di kantin atau memesan online, dia tidak ada waktu untuk membuatkan makan siang.

Sebelum menjemput Mike, Alex kembali ke asrama untuk mengambil motor sport nya yang dia bawa dari rumah saat pulang minggu lalu, sekaligus mengganti bajunya dengan yang lebih pantas untuk jalan.

***

"Mau kemana?" Tanya Alex sambil menyerahkan helm dengan telinga hamster yang lucu.

"Terserah." Jawaban yang bikin Alex pusing.

"Makan atau belanja?"

"Nggak mau dua- duanya."

"Terus?"

"Terserah!" Mulai deh, jawaban menyebalkan yang selalu muncul setiap ditanya mau apa dan kemana.

"Sini dulu!" Alex menarik tangan Mike untuk mendekat.

Dari tadi Mike terlihat kesusahan mengaitkan tali helm miliknya. Sebagai alpha yang harus peka, Alex mengambil alih pengait dan memasangkan nya. Sambil menyelam, minum air. Dengan lembut, jari jari panjangnya meraih pinggang ramping omega kesayangannya untuk mendekat, semakin menempel dengan tubuh jakungnya. Secepat kilat mengambil kesempatan mencium bibir tipis merah muda yang menggoda untuk dicium.

"Akh! Lip balm nya ilang!" Protes Mike yang ditanggapi dengan kekehan menawan Alex karena berhasil membuat pria yang lebih tua empat tahun darinya itu kesal.

"Biarin! Biar nggak ada yang ngeliatin bibir sexy kamu." Bibir Mike manyun, pura pura merajuk, padahal pipinya memerah.

"Jadi mau kemana? Ke museum mau?" Mike mengangguk antusias.

"Fitzwilliam musem!" Pinta Mike.

"Iya sayang." Mike tersenyum senang.

Sebenernya selama ini, tempat kencan mereka hanya seputar museum atau perpustakaan. Hanya sekali pergi ke taman bermain, saat setelah Mike bertemu ayahnya dan kena tampar. Suasana hatinya sedang buruk saat itu, dan Alex menyadarinya. Beruntung bisa dengan cepat mengubah suasana hati omeganya menjadi lebih baik.

***

Mereka berdua menghabiskan dua jam kencan di museum. Mike menghabiskan waktunya untuk mengamati beberapa lukisan dan patung, sedangkan Alex menghabiskan waktunya untuk mengamati senyum lebar ataupun wajah serius Mike.

Bagi Alex, Mike adalah keindahan yang sayang untuk di lewatkan, apalagi saat dia tersenyum dan tertawa. Untuk Mike, Alex bisa memberikan segalanya. Dia akan menyingkirkan bajingan gila manapun yang menyakiti Mike.

"Sekarang mau kemana lagi?" Mike menatap Alex, kemudian mengalungkan tangannya ke leher jenjang sang alpha.

"Pulang aja, capek." Alex mengangguk,

"Tapi makan dulu ya... Di museum kan kita nggak bisa makan." Mike hanya mengangguk sambil bergelayut manja.

Alex senang saja saat omeganya manja begini, meski harus menanggung penyiksaan di punggungnya yang terus menerus terasa panas. Terakhir kali, bahkan sampe harus di beri salep untuk meringankan rasa perihnya setelah seharian berdekatan dengan omeganya yang belum ia tandai. Benar, Alex begitu mengutamakan Mike, melebihi segalanya. Rasa cintanya bahkan tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

"Sayang capek naik motor? Kalau begitu kita pesan taxi saja. Biar motornya ditinggal dulu."

Alex benar benar memahami bahwa lelaki kesayangan nya benar benar lelah setelah berkeliling museum tanpa henti. Dari pada terjatuh saat naik motor karna kelelahan, mending motornya yang ia tinggal dan pulang menggunakan taxi sambil beristirahat sebelum berhenti untuk makan.

Taxi datang lima menit setelah Alex memesan nya secara online. Dengan mantap, Mike ia bridal untuk di bawa masuk kedalam taxi, karena ternyata omega kesayangan nya tertidur saat bergelayut padanya. Perlahan, tanpa suara dan goncangan yang mengusik tidur, Mike diletakan di kursi penumpang, sambil menyuruh supir untuk tidak bersuara. Setelahnya, Alex ikut masuk dan duduk di samping Mike, meletakan kepala omeganya di bahu agar lebih nyaman untuk tidur.

"Selamat tidur sayang,"





Tbc.





Maaf ye... Kencan mereka di museum nggak aing deskripsi in. Maklum aja, aing jomblo dari embrio, jadi nggak pernah kencan.

Seperti biasa, jangan sungkan buat kritik dan kasih saran. Kalo typo mohon di maafkeun. Nggak tau ini bakal ada notifnya atau enggak, jadi aing bakal kasih informasi lewat pesan.

our worldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang