Apa jadinya jika pengabdi ketenangan berpacaran dengan pemuja keramaian?
Dua sisi yang saling bertentangan kini bertabrakan, hancur dan berantakan. Puing-puingnya masih ada, berserakan di mana-mana. Hampir saja melukai banyak orang yang melintas di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Do not try to force your feet into a pair of shoes that don't fit."
╰(^3^)╯
Bab 2 mengenai materi penyajian data sudah selesai. Pak Zholik baru saja melenggang keluar dari kelas XI MIPA 10 membawa tas jinjing kesayangan. Sebentar lagi mereka akan pulang. Seharusnya, siswa-siswi saat ini bergegas mengemas barang-barang. Namun Gerra dan Carolyn malah fokus melongo menyaksikan Mada mencoret-coret kertas HVS di atas meja sisa latihan soal statistika.
Bukan karena kerajinan. Mada sama seperti anak-anak kebanyakan. Bersungguh-sungguh belajar hanya ketika menjelang ujian. Meskipun sekadar formalitas, tapi nilai-nilai tersebut akan membuat peringkatnya menetap atau bahkan merangkak ke atas. Mengingat ia belum bisa mengungguli Nathan dan Arabella di posisi mereka. Mendaftar OMI pun karena matematika merupakan mata pelajaran favoritnya sejak belia. Jadi, bisa disimpulkan jika Mada sangat percaya diri sedari awal pendaftaran dibuka.
Rumus PDKT
PDKT = Ketertarikan × (Kriteria + Cakep + Tajir)
Contoh soal 1 PDKT = 0 × (10 + 9 + 9,5) PDKT = 0
Contoh soal 2 PDKT = 10 × (2 + 3 + 4) PDKT = 90
Kesimpulan: Jika sejak awal ketertarikan sudah 0, maka hasilnya akan tetap 0 meskipun variabel lain besar nilainya.
"Pantes aja cuek, ternyata memang gak tertarik sama gue."
Gerra dan Carolyn saling bersitatap, sepertinya mereka cukup tahu tujuan dari kalimat itu. Di lain sisi, Mada masih belum menyadari kehadiran kedua lelaki yang sudah menenteng masing-masing ransel bersiap untuk meninggalkan sekolah sewaktu-waktu bel pulang berkumandang.
"Padahal ketidaksamaan dan kerumitan bisa disederhanakan dengan cinta. Tapi sayang, dia not interested mulu sama gue."
Mada memutar-mutar pena di sela jemari, lalu berdeham pelan. "Pacaran itu katanya butuh waktu dan uang," tuturnya berlanjut menggores tinta hitam.
Rumus Pacaran
Pacaran = Waktu × Uang
Jika waktu adalah uang, maka: Pacaran = Uang × Uang Pacaran = Uang²
"Menurut survey yang beredar, uang merupakan sumber kebahagiaan. Maka pacaran itu sama halnya dengan membawa kebahagiaan." Mada menghela panjang, pikirannya beroperasi terus-terusan. "Tapi kalau suka sama pacar orang, bakal jarang ketemu, kan?"