Shani terbangun karena terusik oleh suara Alarm yang ada di hp nya dia melirik jam ternyata udah jam 5 sore Shani buru buru ke kamar mandi untuk menjemput Gracia nanti
Shani sudah keluar dia juga sudah memakai baju yang sesuai yang ia inginkan dan dia melihat beberapa postingan dari tiktok membuat nya tertawa
Drttt... Drttt...
Tangan Shani berhenti, melihat ada yang Menghubungi dirinya.Nama Feni yang tertera disana,Shani pun segera mengangkat Telfon dari Feni,namun Tak ada jawaban dari Feni
"Mpen?"panggil Shani heran
Feni masih terdiam, Sampai beberapa detik setelah itu ia mengatakan
"Ci, nyalahin TV.pesawat yang di tumpangi Gracia ci... Hilang kendali"lirih Feni dalam Telfon
Shani terdiam, seluruh tubuhnya seketika membeku,wajah nya berbubah menjadi pucat.hp nya ia gengam Pun perlahan terlepas dari tangan nya dia mengelengkan kepala berusaha berpositif yang di katakan Feni itu salah,Shani menyalahkan TV dengan tangan bergetar meyakinkan dirinya kalau itu bukan pesawat yang di tumpangi Gracia
"PESAWAT GARUDA Ax3222 DIKABARKAN HILANG KENDALI DIKARENAKAN CUACA EKSTREM HARI INI,TIM SAR DAN KEPOLISIAN SEKARANG MENCARI PESAWAT GARUDA Ax3222 YANG DIKABARKAN HILANG KENDALI "
Setika seluruh tubuh Shani melemas,air mata nya mengalir begitu saja,Ga mungkin ini terjadi pada Gracia,hanya itu yang ada di pikiran Shani
Tanpa banyak menunggu lama,Shani menyambar Kunci mobil ia akan ke Bandara dan memastikan kalau itu Hanya berita bohong gracia tidak ada Di pesawat itu
Shani sudah berada di dalam mobil, wajah nya di di basahi oleh air mata
"Janji cuman tiga hari ci "
Kata kata Gracia itu berputar di dalam pikirannya,Gracia ga akan pernah berbohong Kepada nya,Gracia akan kembali dan memeluk dirinya dengan erat
Jason dan Erina melihat Berita Yang ada di TV Itu Jason Melemas Tanpa sadar ia menangis
"Ma,Cici,ma Cici ada di pesawat itu"lirih Jason
"Maa...hikss! Bilang sama Ecen kalau Cici ga kenapa kenapa kan"lirih Jason
Erina hanya diam mengapa hatinya terasa sakit melihat berita itu
Jason melihat Pesan terakhir yang Gracia kirim ke erina
"Ma,Nia akan pergi,ma"
"Mama doain Nia terus ya,ma"
"Mama mau Nia bawain apa?"
Mengirim video
Jason membuka Video itu,video berisi tentang kejadian penembakan Aten
"Tolong mama liat semoga mama ga nyesel"ucap Jason menyerahkan Hp nya kepada Erina dia langsung berlari untuk kebandara Membuktikan sendiri
Erina membuka Video itu dia mulai melihat beberapa menit video itu di putar Hp yang Erina gengam Terlepas begitu saja
Air mata nya tanpa sadar turun Begitu saja dia melihat pesan yang di kirim Gracia
"Ma,Nia kangen mama"
"Nia manja banget ya,ma? Maaf.
Read.
"Ma,hari ini Nia pulang"
"Nia boleh peluk mama,ga?"
"Nia pengen banget ngerasain pelukan mama lagi"
Read .
"Ma Nia lagi nungguin pesawat"
"Nia pulang ya,ma"
Mengirim gambar
"Nia sayang mama, Ilove you"
Read .
Shani menangis sejadi jadinya, wajah cantiknya sudah di penuhi banyak deraian air mata
"Gee,ga itu bukan kamu"lirih Shani
Bibir merah muda itu bergetar tanpa suara, Pandang Shani menjadi buram karena terlalu banyak menangis dan perlahan....
Brak...
"Sayang....G-gracia...."lirih melisa memeluk Anin dengan erat sambil menangis
Anin yang itu Merasa sakit mendengar berita kabar adek nya berada di pesawat itu dia Hanya bisa menahan nangis
"Ma, dengerin Anin, sekarang kita berdoa sama tuhan semoga Gracia ga ada di dalam pesawat itu"ucap Anin menguatkan mama nya padahal dirinya sendiri Rapuh
🍂
Suara deru ombak yang terdengar,matanya perlahan terbuka. Dadanya terasa penuh air,Gracia membuka perlahan matanya,semua badannya terasa amat kram, penglihatannya terasa samar samar
Detik demi detik,dia susah payah membuka mata, melihat hanya wajah Sophia di depannya,dengan kondisi tidak terbilang sempurna,Sophia sudah Tidak ada bukan hanya Sophia,Gracia melihat beberapa manusia dengan kondisi mengenaskan
Gracia menggerakkan kakinya,terasa tak berfungsi
"Ka-ka Sophia"susah payah Gracia mengeluarkan kata itu Kepala saat ini sangat sakit terasa ingin pecah sekarang juga
"Pulang nanti dari sini,aku akan memberi uang dari kamu Gre buat ibu ku yang sedang berjuang melawan penyakitnya"Sophia tersenyum senang mendapat Hal yang ia sangat butuhkan untuk pengobatan ibu nya
Gracia tersenyum senang melihat itu
"Semoga mama Kaka bisa cepet sembuh ka INI kerja keras kakak,Kakak pantas mendapatkan semua itu"ucap Gracia
"Gre,apa kamu tau aku berkerja dengan kamu adalah hal yang harus aku syukuri dari tuhan"sambung Sophia
"CK! Udah beberapa ratus kali Kaka mengatakan seperti itu "kekeh Gracia
"Nanti aku akan traktir kamu Gre sesekali ya kan"terkekeh Sophia menepuk bahu Gracia sebelum keduanya memasuki pesawat
"Kita pulang dengan selamat "sambung Sophia mencari tempat duduknya
End
KAMU SEDANG MEMBACA
365 Days Greshan
De TodoDilarang meniru yang ada di cerita ini,karena cerita ini hanya FIKSI dan tidak untuk di tiru di dunia nyata terimakasih!! Turki menjadi Saksi Dimana Beruntungnya Saya Dipertemukan dengan nya ~Shani Indira Entah itu pertemuan sudah di rencana Oleh T...
