END!!
Janji setia yang keduanya ucapkan teryata hanyalah omong kosong, siapa sangka jika Nara akan mengecewakan kekasihnya dengan mengagumi pria lain, hubungan yang hampir tiga tahun menjadi hubungan yang begitu toxic, kesempatan yang Barra berikan...
Jam masih menunjukkan pukul 16:00, masih ada beberapa jam untuk Nara mengistirahatkan tubuhnya sejenak sebelum ia bersiap siap untuk dinnernya nanti malam.
Nara belum menyiapkan semuanya, bahkan dirinya tidak tau apa yang harus ia kenakan untuk nanti malam, baju mewah kah? Atau baju yang sederhana, Barra belum memberi taunya perihal itu.
🦋
Tak terasa Nara sudah memejamkan matanya selama satu jam setengah, ia sengaja meminta adiknya untuk membangunkan saat jarum panjang menunjukkan angka 5 dan jarum pendek menunjukkan angka 6.
Nara bangun dari tidurnya, ia akan menanyakan kepada Barra apa yang harus ia kenakan. Dan ternyata Barra sudah memberitahu satu jam yang lalu lewat pesan yang belum Nara buka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🦋
Nara sedang bersiap siap untuk dinnernya hari ini, tersisa setengah jam lagi untuk Nara merapihkan make up-nya yang belum selesai.
"Udah lama ngga dinner," ujarnya sambil menatap pantulan dirinya dari cermin.
"Nara, you so beautifull." Nara memuji dirinya sendiri.
Nara mengenakan pakaian yang tidak begitu mewah dan tidak begitu simple, ia akan menyesuaikan untuk tujuannya malam ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rambutnya sengaja ia geraikan dan sedikit curly di bagian ujung rambut.
"Kakakkkk, ka Barra datanggg," teriak Raya.
Nara langsung buru buru memakai sepatu putihnya dan turun ke bawah.