"STAMPEDE DIMULAI!!" teriak Zerrapin yang berada paling tengah dan membuat semuanya semangat.
Saat sampai di kota ternyata para naga yang lepas kendali menyebar ke penjuru kota Nirmala, akibatnya kota Nirmala kini dilanda kekacauan. Meski belum adanya korban jiwa, namun kerusakan yang terjadi sangat parah apalagi amukan dari naga tanah yang berada di darat. Sedangkan naga yang berterbangan ikut menyerang bangunan tinggi dan juga beberapa manusia yang dijumpainya.
"Kita juga menyebar!" Zerra mengkomando para anggotanya dengan tegas. Begitu juga kelompok Camelia dan Persik, mereka mengkomando teman-temannya. Persik yang anggotanya berada di pusat kota lebih awal, segera menyusul dan membawa anggotanya agar ikut menyelamatkan orang sekitar.
Camelia dan Zerrapin kini mencari naga TanahXApi, Dia naga terbesar dari hasil eksperimen. Saat mencari naga itu, ternyata naga itu sedang bertengger di atas gedung serikat. Camelia segera menyiapkan tembakan pelumpuhnya. Sedangkan Zerrapin menyerang untuk pengalihan.
"Bertahanlah sekitar dua menit!" kata Camelia agar Zerrapin menahan naganya tidak kabur atau menyerang Camelia terlebih dahulu.
Saat Zerrapin akan menyerang naga tersebut, Tiba-tiba naga tersebut justru membakar gedung serikat dari atas gedung. Naga yang Zerrapin naiki adalah naga tipe es, yaitu naga yang hidup di iklim salju. Secara otomatis naga milik Zerrapin terhenti karena panas gedung yang terbakar membuatnya kesulitan mendekati naga eksperimen tersebut.
"Sepertinya ini akan sulit," kata Zerrapin.
"Minggir," Camelia menembakkan jarum pelumpuh ke arah naga tersebut.
Namun naga itu membakar jarum yang menancap ditubuhnya hingga meleleh. Kemudian mengalihkan pandangannya ke Camelia. Zerrapin segera bersiap bertarung dengan pedang dan pistol laras panjangnya.
"Sepertinya naga itu mengincarmu, Mel!" kata Zerrapin.
Camelia melihat rekan lainnya, ternyata mereka sedang bertarung dengan naga yang mereka lawan. Tiba-tiba tembakan melesat dengan cepat mengenai kepala naga eksperimen, dia adalah Neko. Dia menggunakan tulang revolusioner mode sniper, kemudian pelurunya jarum pelumpuh.
"Kita kekurangan pasukan! Para petualang memilih kabur dengan kapal mereka masing-masing!" teriak Neko dari atas suatu gedung.
"Itu wajar, mereka para petualang kecil jarang bertarung satu lawan satu dengan naga. Hanya kelompok kalian yang berani melawan naga padahal peringkat kelompok kalian masih rendah." kata Zerrapin memuji keberanian Camelia dan yang lain.
"Jika aku menyerah sampai disini, bagaimana aku bisa melawan arkeolog kristal yang memiliki banyak benda artefak yang luar biasa berbahaya?! Ini kuanggap latihan sebelum melawan arkeolog kristal." kata Camelia membuat Zerrapin sedikit terkejut dan tercengang.
Naga eksperimen meregangkan sayapnya membuat Camelia dan yang lain kembali fokus ke pertempuran. Neko kembali membidik kepala naga tersebut, namun entah kekuatan apa yang muncul dari naga tersebut. Tiba-tiba saja naga TanahXApi tersebut membuat zirah besi ditubuhnya menggunakan kekuatan tanahnya.
"Seperti ini akan berlangsung lama, kita harus bertahan sampai anggota kita kumpul dan menyerang monster ini bersamaan." jelas Zerrapin.
Phiter si burung pelatuk milik Neko bertengger di lengan Neko, kemudian memberi suatu isyarat agar Rabbit mengabarkan kesemua anggota segera selesaikan pertarungan dan berkumpul untuk membunuh naga eksperimen berbahaya tersebut. Phiter pun terbang menghampiri Rabbit dan begitu Rabbit mengerti, dia langsung dengan kilat menghampiri teman lainnya yang sedang bertarung satu lawan satu dengan naga-naga. Setelah Rabbit mengecek teman Camelia yang lain ternyata mereka sedang sibuk melawan naga yang banyak, ditambah kelompok Persik justru menghilang saat pertempuran.

KAMU SEDANG MEMBACA
Archaeologist : Mysterious in island dragon
Mystère / Thriller[ Update Kalo Sempat ] ~ ON - GOING~ Seorang gadis Arkeolog yang tidak sengaja ditinggal sendiri dalam sebuah pulau misterius, dan kini dia harus menemukan orang tuanya yang telah diculik arkeolog jahat. Misteri demi misteri harus dia lewati, da...