Entah memiliki niatan dan entah apa yang membuat Jenandra mau di ajak pergi bersama Jemery dan Rayna. Karena hari weekend, Jenandra tengah menonton film action di televisi, dirinya merasa bosan karena sang Daddy dan juga sang Momy tengah pergi berkencan tanpa mengajak dirinya.
Namun Jemery datang secara tiba-tiba saja entah datang dari kapan, Jemery memaksanya untuk ikut pergi, katanya siapa tau nemu ‘cewek baru’.
Jadilah sekarang ini ia tengah berjalan di belakang Jemery dan Rayna di depannya. Dengan tangan mereka yang saling bergandengan, seolah-olah Jenandra hanya seekor nyamuk yang tidak di pedulikan. Sudah beberapa puluh menit mengelilingi mall, tapi mereka bertiga belum singgah ke toko mana pun.
"Ini kita mau kemana sih, gue pegel jalan terus," keluh Jenandra membuat Jemery dan Rayna menoleh ke belakang.
"Gue juga nggak tau, Jemery yang ngajaknya juga bukan gue," balas Rayna.
"Hehee gak tau gue juga, sebenernya ini mau kemana hehehe."
Mendengar jawaban Jemery membuat Jenandra ingin sekali memukul kepala sepupunya itu, kakinya sudah sangat pegal sekarang. Ia kira Jemery mengajaknya pergi sudah ada rencana ingin singgah kemana.
"Aku kira kamu udah ada rencana mau kemana ihh," kesal Rayna memukul lengan Jemery.
Jenandra tertawa melihat ekspresi kesakitan Jemery, akhirnya ada yang mewakilkan rasa kekesalannya.
"Aduh sakit ay, maaf."
"Yaudah kita ke restoran seafood aja yuk, di sana katanya ada yang baru buka dan makanan di sana rasanya enak," ucap Rayna.
"Ayo kesana dulu, kebetulan gue juga laper. Jem lo yang bayarin ya, sebagai permintaan maaf karena bikin gue sama Rayna muter-muter gak jelas di sini," timpal Jenandra membuat Jemery melototkan matanya.
"Kok gitu, nggak bis-" belum sempat mengeluarkan kata-kata untuk protestan selesai, Jenandra dengan cepat memotong ucapan sang sepupu menyebalkan nya itu.
"Nggak mau tahu, pokoknya lo yang harus bayar!!" Ucap Jenandra menekan setiap katanya.
"Iya deh, ayo kita kesana," ajak Jemery menggandeng tangan Rayna kembali.
"Nah ini restorannya," ucap Rayna setelah mereka sampai di depan sebuah restoran.
Terlihat restoran itu sangat penuh oleh para pelanggan, mungkin juga karena restoran baru. Mereka bertiga pun memutuskan untuk segera masuk ke dalam.
"Waduh mejanya juga pada penuh, gimana nih?" Tanya Jenandra melihat tidak ada lagi meja kosong.
"Iya lagi, gimana ya." Timpal Rayna.
Jemery melihat ke sekitar dan terlihat ada seorang pelayan yang berjalan ke arah mereka.
"Permisi mbak, apakah masih ada meja kosong?" Tanya Jemery setelah pelayan wanita itu berada di depan mereka.
"Oh masih ada mas, mbak. Mari saya antarkan ke meja." Ucap pelayan manis itu, sambil memandu mereka ke salah satu meja kosong.
Ada satu meja kosong disana, tepat di ujung dekat jendela kaca yang langsung mengarah ke jalanan raya. Jenandra duduk di kursi kosong, sedangkan Jemery dan Rayna duduk di hadapannya.
"Ini mas, mbak buku menu nya silahkan dilihat dulu." Ucap pelayan itu sembari menyerahkan buku menu.
Mereka bertiga memilih berbagai macam olahan seafood, mulai dari kepiting, lobster, hingga berbagai macam kerang. Yang jelas mereka memesan lebih dari lima piring jenis makanan, dan tiga gelas minuman. Menerima buku menu, pelayan wanita itu meminta mereka bertiganya untuk menunggu hingga makannannya tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
[ Anagata👑 ]
Teen FictionJenandra menuruni tangga sembari menenteng jasnya, dua kancing baju teratasnya di biarkan terbuka begitu saja. Dia tersenyum melihat Momy nya sedang memasak, dia juga sempat melirik Daddy nya yang tengah menikmati secangkir teh. Jenandra memeluk tub...
![[ Anagata👑 ]](https://img.wattpad.com/cover/353511510-64-k396652.jpg)