Athea kini tengah bermalas-malasan di atas kasur di kamar apartemennya. Hari sabtu weekend ini ia gunakan untuk menginap di apartemen. Televisi di depannya tengah menayangkan sebuah drama korea, Athea terlalu fokus pada tontonannya hingga tak sadar bahwa di luar langit sudah gelap. Waktu bahkan sudah menunjukan 18.30 WIB.
Drt...Drt....
Suara dering telepon membuyarkan fokus Athea, ia menggapai ponsel yang berada di atas meja samping.
"Siapa sih ngeganggu aja." Gumam Athea.
Setelah dilihat ternyata itu adalah telepon dari Jenandra, tanpa menunggu lama Athea langsung mengangkat telepon itu.
"Halo Athea." Suara berat Jenandra langsung terdengar dari seberang sana, membuat Athea sedikit merona.
"Halo jen, ada apa?"
"Kamu sekarang sibuk nggak?"
"Nggak sih, soalnya aku juga lagi nonton drakor."
"Kamu sekarang ada di mana?"
"Aku ada di apartemen."
"Sekarang kamu siap-siap, aku jemput sekarang. Jangan lupa pakai jaket soalnya aku mau bawa motor."
"Loh kita mau kemananya?"
"Udah kamu siap-siap aja, aku jemput sekarang ya cantik, sampai ketemu."
"Eh... Jen... h-halo?"
Tut... tut..
Belum selesai Athea bertanya, Jenandra sudah mematikan telepon secara sepihak.
"Kebiasaan Jenandra selalu aja ngajak keluar mendadak gini, mana mau jemput sekarang lagi astaga." Dengan panik Athea lari ke dalam ruang ganti untuk mengganti pakaiannya.
Sedangkan di sisi lain, tepatnya Jenandra. Laki-laki itu sudah siap dengan pakaian serba hitamnya.
Memainkan kunci motor, dan berjalan keluar dari kamar menuju lift. Keluar dari lift, Jenandra disuguhi kelakuan Daddy dan Momy nya yang tengah bermesraan di sofa ruang keluarga.
"Ciee yang udah baikkan, mesra banget kayanya, serasa pengantin baru lagi ya bapak ibu sekalian," gurau Jenandra setelah dekat dengan kedua orang tuanya.
Momy dan Daddy secara bersamaan menoleh ke arah Jenandra.
"Mau kemana kamu Jen malem-malem gini?" Tanya Momy yang melihat anaknya sudah rapih.
"Iya tumben-tumbenan bawa kunci motor, gak biasanya," timpal Daddy melirik kunci yang berada di tangan Jenandra.
"Malem mingguan, mau ajak Athea night drive," ucap Jenandra tanpa beban.
"Kayaknya Momy liat-liat kalian makin deket aja," ucap Momy yang terdengar sedikit sinis.
Mendengar ucapan sinis dari sang Momy, Jenandra melirik ke arah Daddy Dovan, Daddy yang sadar akan kode dari sang anak, buru-buru merangkul pinggang Momy.
"Udah kalo mau pergi sana cepetan, jangan bikin anak orang nunggu, kita juga kayaknya harus malming nih Mom," ucap Daddy.
"Kaya anak muda aja kamu Dad."
"Oke kalo gitu, Momy Daddy aku berangkat," ucap Jenandra berlalu meninggalkan kedua orang tuanya.
"Loh main pergi aja, aku belum izinin loh!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
[ Anagata👑 ]
Teen FictionJenandra menuruni tangga sembari menenteng jasnya, dua kancing baju teratasnya di biarkan terbuka begitu saja. Dia tersenyum melihat Momy nya sedang memasak, dia juga sempat melirik Daddy nya yang tengah menikmati secangkir teh. Jenandra memeluk tub...
![[ Anagata👑 ]](https://img.wattpad.com/cover/353511510-64-k396652.jpg)